Israel Masih Berulah, Serangan Udara Bunuh 22 Orang di Gaza

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pertahanan Sipil Gaza pada Sabtu (22/11) mengatakan bahwa Israel melancarkan serangkaian serangan udara di Jalur Gaza, menyebabkan setidaknya 22 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka di wilayah kantong tersebut.

“Korban tewas termasuk seorang komandan dari Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas,” demikian disampaikan Juru Bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Bassal, dikutip Holopis.com, Minggu (23/11).

Seorang sumber Hamas, yang tidak bersedia disebutkan namanya, mengatakan kepada media asing Xinhua bahwa gerakan tersebut menyampaikan kemarahan mereka kepada tim mediator regional atas serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza, meskipun Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya mematuhi perjanjian gencatan senjata.

Sumber tersebut menambahkan bahwa Hamas mendesak para mediator untuk segera mengintervensi guna mencegah runtuhnya kesepakatan yang diinginkan Israel,” menekankan bahwa gerakan tersebut dan faksi-faksi lain tetap berkomitmen pada gencatan senjata meskipun terjadi eskalasi.

Sumber itu juga memperingatkan bahwa pembunuhan terus-menerus yang dilakukan oleh Israel terhadap warga di wilayah kantong tersebut, berikut apa yang dia gambarkan sebagai “tekanan lambat” dari Amerika Serikat (AS) terhadap Israel untuk menahan aksinya, dapat mendorong situasi menuju potensi kekacauan.

Tentara Israel melancarkan serangan besar-besaran di beberapa area di Jalur Gaza pada Sabtu sore waktu setempat, yang menyebabkan banyak korban, menurut sumber medis setempat.

- Advertisement -

Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan pasukannya telah menyelesaikan pengejaran terhadap 17 militan yang muncul dari jaringan terowongan di Rafah timur di Jalur Gaza bagian selatan, menewaskan 11 di antaranya.

Sebagai informasi, sejak gencatan senjata di Gaza berlaku pada Oktober, serangan Israel telah menewaskan 318 orang dan melukai 788 lainnya, sehingga total korban tewas sejak 7 Oktober 2023 menjadi 69.733 orang dan jumlah korban luka menjadi 170.863 orang, menurut otoritas kesehatan di Gaza.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU