JAKARTA – Kabar duka datang dari Istri ketujuh Presiden Soekarno, Yurike Sanger, yang dikabarkan meninggal dunia pada usia 80 tahun. Kabar berpulangnya Yurike disampaikan langsung oleh putranya, Yudhi Sanger, melalui unggahan di akun Instagram pada Kamis (18/9/2025).
“In loving memory, Yurike Sanger. Beloved mother, grandmother, and great grandmother,” tulis Yudhi dalam unggahannya, sembari membagikan potret kenangan sang ibu.
Yurike menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit San Gorgonio Memorial, California, Amerika Serikat, setelah berjuang melawan penyakit kanker payudara. Berdasarkan informasi keluarga, jenazah almarhumah rencananya akan dipulangkan ke Indonesia dan disemayamkan di Rumah Duka RS Fatmawati, Jakarta Selatan, agar dapat dihormati oleh kerabat dan masyarakat.
Lahir pada tahun 1945, Yurike Sanger dikenal memiliki darah campuran Jerman dan Manado. Pertemuannya dengan Bung Karno terjadi pada tahun 1963. Setahun kemudian, tepat pada 6 Agustus 1964, keduanya melangsungkan pernikahan di kediaman keluarga Yurike. Saat itu, Yurike masih sangat belia, baru berusia 19 tahun, ketika resmi dipersunting Presiden pertama RI tersebut.
Kisah cinta Bung Karno dengan Yurike sempat menjadi sorotan publik pada masanya, mengingat usia Yurike yang masih muda ketika menikah dengan tokoh besar bangsa. Meski kehidupan rumah tangga mereka tak selalu mudah, nama Yurike tetap tercatat sebagai bagian penting dalam perjalanan sejarah kehidupan pribadi Soekarno.
Kepergian Yurike meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar dan para sahabatnya. Dengan sosoknya yang dikenal hangat serta penuh kasih, kehadirannya akan selalu dikenang, tidak hanya sebagai istri Presiden, tetapi juga sebagai seorang ibu, nenek, dan buyut yang penuh cinta.


