JAKARTA – Suasana rapat di sebuah sekolah di Mandailing Natal (Madina) berubah kacau setelah seorang guru honorer berinisial LN terlibat adu fisik dengan beberapa guru Aparatur Sipil Negara (ASN).
Awalnya, rapat berjalan normal tanpa masalah. Namun, ketegangan muncul ketika pihak sekolah menyampaikan keputusan untuk mengurangi jam mengajar LN. Kebijakan itu secara otomatis berdampak pada penghasilan LN yang ikut berkurang.
Dikutip Holopis.com dari unggahan @lambeturah_official. LN sempat berusaha menahan diri, tetapi emosinya memuncak usai seorang guru ASN wanita melontarkan kalimat yang dianggap sebagai sindiran kepadanya. Perdebatan pun tak terhindarkan hingga berujung baku hantam.
“LN kecewa karena jam mengajarnya dipangkas, otomatis penghasilan juga ikut berkurang,” ungkap seorang sumber yang mengetahui insiden tersebut.
Sumber yang sama menambahkan, rasa tidak puas terhadap keputusan sekolah itulah yang memicu kemarahan LN hingga berujung kericuhan.
Dari video tersebut, netizen langsung membajiri kolom komentar dengan menyoroti soal pendapatan.
“Ya gmn gk kesel, yg gaji nya gede ASN kerjaan dilimpahin nya ke honorer wkwk,” ujarnya @jimmystroom
“Kalo gaji guru segede anggota DPR ga bakal ribut kaya gini yg ada joget2 trus semangat ngajar anak2 calon generasi emas,” tulisnya @ledyrimarose_real
Ada juga yang menyoroti perihal pembagian tugas.
“Ini pasti masalah bagi tugas,yg asn mau nya sedikit dan honorer yg paling bnyk tugasnya,” ucapnya @aldo.barozo

