JAKARTA – Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto selalu berada di pihak masyarakat dan juga mendukung peran TNI serta Polri Indonesia demi kepentingan bersama.
Hal ini disampaikan Sjafrie lantaran mendapat mandat dari Presiden Prabowo usai Sidang Paripurna Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, Jakarta (31/8).
“Presiden akan selalu beserta rakyat dan bersama rakyat dalam rangka memperjuangkan kepentingan rakyat, bersama mendukung TNI dan Polri dan bersama-sama seluruh organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah kita,” kata Sjafrie, seperti dikutip Holopis.com, Senin (1/9).
Lantas, ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menerapkan sikap persatuan dan kesatuan guna menstabilkan ekonomi yang diharapkan bersama.
“Mari teruskan persatuan kesatuan nasional untuk terus berjuang meningkatkan kebangkitan ekonomi kita dengan stabilitas nasional yang kita wujudkan bersama. Itulah pesan yang perlu saya sampaikan,” ujarnya.
Selain itu, kata Menhan Sjafrie, Prabowo juga akan menindak tegas terhadap para pelaku tindakan kriminal yang dapat merugikan masyarakat maupun negara.
“Presiden memberi penegasan agar semua tindakan pelanggaran yang bersifat kriminal, baik dalam bentuk perusakan benda, fasilitas umum, maupun harta milik pribadi, harus ditindak secara tegas dan sesuai hukum,” tegasnya.
“Apabila terjadi hal-hal yang menyangkut keselamatan pribadi maupun pemilik rumah pejabat yang mengalami penjarahan, maka petugas tidak boleh ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku kerusuhan dan penjarahan yang memasuki wilayah pribadi maupun wilayah institusi negara yang harus selalu dalam keadaan aman,” lanjutnya.
Selain daripada itu, Sjafrie mengungkapkan bahwa BIN diberi tugas untuk memantau kondisi usai demo ricuh, dimana pantuan tersebut akan dilaporkan kepada Presiden.
“Badan Intelijen Negara ditugaskan untuk terus memantau situasi intelijen dan melaporkan kepada Presiden pada kesempatan pertama bila terjadi dinamika di lapangan,” imbuhnya.


