JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mulai berfokus dalam percepatan pembangunan Papua.
Dimana dalam penugasan tersebut dikatakan Yusril, kemungkinan besar akan diserahkan Presiden Prabowo Subianto kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming.
“Concern pemerintah dalam menangani papua ini dalam beberapa hari terakhir ini sedang mendiskusikan untuk memberikan suatu penugasan dari presiden kepada wakil presiden untuk percepatan pembangunan Papua,” kata Yusril dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (8/7/2025).
Kendati demikian, Yusril menyebut bahwa penugasan tersebut masih menunggu Keppres yang akan dikeluarkan oleh Presiden Prabowo.
“Saya kira ini pertama kali presiden akan memberikan penugasan kepada wapres untuk penanganan masalah Papua ini, karena memang sampai hari ini belum ada penugasan khusus dari presiden, dan biasanya itu dengan keppres,” ucapnya.
Yusril menyebut penugasan terhadap wapres ini hal yang wajar. Sama halnya seperti Wapres ke-13 Ma’ruf Amin yang diberikan tugas pengembangan ekonomi syariah oleh Presiden ke-7 Joko Widodo.
Selain diberikan tugas penanganan masalah pembangunan di Papua, Yusril bahkan mengatakan bahwa Gibran kemungkinan bakal bekerja dan berkantor di Papua.
“Kalau Pak Kiai Ma’ruf diberi tugas untuk pengembangan ekonomi syariah oleh Pak Jokowi, dan sekarang ini akan diberikan penugasan bahkan mungkin ada juga mungkin kantornya wapres bekerja dari Papua menangani masalah ini,” ujarnya.
Yusril mengatakan fokus yang ditangani bukan hanya pembangunan fisik Papua, melainkan juga persoalan lain termasuk masalah HAM.
“Saya pikir ini concern yang tentu tidak hanya spesifik pembangunan fisik tapi juga sejumlah masalah masalah HAM dn bagaimana aparat keamanan kita menangani masalah Papua,” tuntasnya.


