JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan waktu kepada Hamas selama 24 jam ke depan untuk memberikan jawaban terkait proposal gencatan senjata. Ia merasa yakin bahwa pihaknya akan mendapatkan jawaban dari Hamas dalam 24 jam.
“Kita lihat saja apa yang terjadi, kita akan mengetahuinya dalam 24 jam ke depan,” kata Donald Trump, dikutip Holopis.com, Jum’at (4/7).
Sementara itu Donald Trump mengatakan Israel telah menerima persyaratan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan gencatan senjata 60 hari dengan Hamas. Di mana nantinya kedua pihak akan bekerja sama untuk mengakhiri perang.
Trump mengklaim ia sudah berbicara dengan Arab Saudi terkait kesepakatan itu. Namun di sisi lain, Hamas mengatakan bahwa mereka sedang mencari jaminan bahwa proposal itu akan benar-benar mengarah kepada berakhirnya perang Israel di Gaza tanpa ada batasan waktu.
Namun dua pejabat Israel mengatakan bahwa hal tersebut masih dalam pembahasan. Sementara itu masih banyak masyarkat Palestina yang terus jatuh menjadi korban akibat serangan dari Israel.
Sebagai informasi, sejauh ini Israel dikabarkan sudah membunuh sekitar 56.000 masyarakat Palestina sejak serangan mereka pada 7 Oktober 2023 silam. Serangan Israel juga sudah menyebabkan krisis kelaparan, dan membuat masyarakat Palestina harus melarikan diri dan kehilangan tempat tinggal.
Saat ini Israel dihujani tuduhan pelaku genosida dan melakukan kejahatan perang, sebuah tudingan yang dibantah oleh Israel.

