Fakta-fakta Penting Penembakan Acara Gedung Putih yang Dihadiri Donald Trump

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAInsiden penembakan terjadi di sekitar acara makan malam yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, memicu perhatian luas dan pengamanan ketat di lokasi. Peristiwa ini terjadi di area yang berkaitan dengan White House CorrespondentsDinner, salah satu agenda penting yang dihadiri pejabat dan tokoh publik.

Sejumlah detail mulai terungkap terkait pelaku dan kronologi kejadian. Berikut fakta-fakta yang diketahui sejauh ini :

- Advertisement -

1. Pelaku Telah Diidentifikasi

Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal Torrance, California. Ia diduga sebagai pelaku yang melepaskan tembakan di lokasi acara.

Identitas ini menjadi titik awal penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan latar belakang pelaku. Menurut pernyataan Donald Trump, pelaku membawa beberapa senjata saat melakukan aksinya.

- Advertisement -

“Pelaku membawa banyak senjata,” ujar Trump kepada wartawan.t.

2. Berusaha Menerobos Pengamanan

Pelaku disebut berhasil menerobos sejumlah titik pemeriksaan keamanan sebelum akhirnya dihentikan. Rekaman CCTV yang diunggah menunjukkan pelaku berlari melewati petugas keamanan di dalam hotel tempat acara berlangsung, dengan membawa senjata panjang. Trump juga menyoroti kecepatan pergerakan pelaku.

“Dia bergerak cepat, benar-benar cepat, dan respons petugas juga sangat baik,” ujarnya.

3. Dihentikan oleh Secret Service

Pelaku berhasil dilumpuhkan oleh petugas Secret Service dan aparat keamanan yang berjaga di lokasi.

Lebih dari setengah lusin petugas keamanan dilaporkan berada di area tersebut saat kejadian berlangsung, dan langsung merespons ketika pelaku melintas.

4. Satu Petugas Tertembak, Tapi Selamat

Dalam insiden ini, satu petugas dilaporkan terkena tembakan. Namun, ia selamat karena menggunakan rompi antipeluru. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mencegah jatuhnya korban jiwa dalam kejadian tersebut.

5. Diduga Bertindak Sendiri

Trump menyebut pelaku kemungkinan besar merupakan “lone wolf” atau bertindak sendiri tanpa keterlibatan pihak lain.

“Mereka tampaknya menganggap dia bertindak sendiri, dan saya juga merasa begitu,” ujarnya.

6. Pelaku Telah Diamankan dan Akan Didakwa

Pelaku berhasil diamankan di lokasi dan terlihat dalam kondisi terborgol di lantai, di bawah pengawasan aparat penegak hukum.

Jaksa Agung AS Todd Blanche menyatakan bahwa pelaku akan segera menghadapi sejumlah dakwaan, termasuk terkait penembakan dan kepemilikan senjata.

7. Pernyataan Keras dari Trump

Dalam komentarnya, Trump menyebut pelaku sebagai sosok yang berbahaya.

“Ia orang yang sakit,” ujarnya.

Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut. Aparat juga akan menelusuri apakah ada faktor lain yang melatarbelakangi tindakan pelaku, meski indikasi awal menunjukkan ia bertindak sendiri.

@holopiscom

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dievakuasi dari acara White House Correspondents’ Dinner di Washington Hilton Hotel, Sabtu malam waktu setempat (25/4/2026). Jaksa AS, Jeanine Pirro, mengaku sempat mendengar suara tembakan saat proses evakuasi berlangsung. Lewat unggahannya di Truth Social, Trump menyebut pelaku telah ditangkap. Otoritas juga mengonfirmasi satu orang diamankan usai insiden penembakan di dekat pos pemeriksaan keamanan acara. Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait kronologi maupun motif kejadian tersebut. #DonaldTrump #WhiteHouse #BreakingNews #AS #fyp

♬ Dramatic Tension02 – WBM Studio

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru