JAKARTA – Rusia secara gamblang mengutuk keras pengeboman yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran. Rusia mengatakan bahwa serangan yang dilakukan Amerika adalah sebuah tindakan yang tidak bertanggungjawab. Ia juga mengatakan bahwa serangan itu termasuk pelanggaran berat hukum internasional.
“Sudah jelas bahwa eskalasi berbahaya dimulai, yang penuh dengan ancaman lebih lanjut terhadap keamanan regional dan global,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia, dikutip Holopis.com, Senin (23/6).
Senada dengan Rusia, China juga mengatakan bahwa serangan Amerika terhadap Iran adalah tindakan yang sama sekali tidak bisa didukung, China mengatakan bahwa serangan ini membuat Amerika tak bisa dipercaya sebagai sebuah negara.
“Kredibilitas Amerika Serikat juga rusak, baik sebagai sebuah negara, maupun sebagai peserta dalam negosiasi internasional apa pun itu,” katanya.
China juga sudah mulai mengevakuasi warga negaranya yang saat ini berada di Iran. Kemudian warga China yang masih ada di sana sudah tidak lagi berada di daerah yang berisiko.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahawa militer Ameirka Serikat menyerang Iran dengan mengebom tiga fasilitas nuklir negara tersebut.
“Sejumlah muatan penuh BOM dijatuhkan di lokasi utama, Fordow,” kata Trump.
Ia kemudian mengaku bangga dengan serangan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran. Presiden yang dikenal kontroversial itu menyerukan bahwa tidak ada militer dunia yang bisa melakukan hal tersebut.
Sementara itu Sobat Holopis, setelah diserang Amerika Serikat saat ini Israel masih terus menyerang Iran. Israel masih menargetkan fasilitas militer serta situs nuklir mereka. Iran pun terus melakukan serangan balasan kepa Israel, yang mereka jelaskan sebagai perbuatan bela diri.


