JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahawa militer Ameirka Serikat menyerang Iran dengan mengebom tiga fasilitas nuklir negara tersebut.
Donald Trump pun mengatakan saat ini semua pesawat sudah berada di luar wilayah udara Iran, setelah menjatuhkan bom di lokasi-lokasi tersebut.
“Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat sukses terhadap tiga lokasi nuklir di Iran, termasuk Fordow, Natanz, dan Esfahan. Semua pesawat kini berada di luar wilayah udara Iran,” kata Donald Trump, dikutip Holopis.com, Minggu (22/6).
“Sejumlah muatan penuh BOM dijatuhkan di lokasi utama, Fordow,” lanjutnya.
Ia kemudian mengaku bangga dengan serangan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran. Presiden yang dikenal kontroversial itu menyerukan bahwa tidak ada militer dunia yang bisa melakukan hal tersebut.
“Tidak ada militer lain di dunia yang dapat melakukan ini, sekarang waktunya untuk perdamaian!,” ujarnya.
Sebut Sebagai Momen Bersejarah untuk Amerika Serikat
Dalam pidato resminya pasca Amerika Serikat serang Iran, Donald Trump mengatakan bahwa ini adalah sebuah sejarah bagi Amerika Serikat dan juga dunia. Ia pun memaksa Iran agar setuju untuk mengakhiri perang setelah mereka diserang oleh Israel.
“Ini adalah momen bersejarah bagi Amerika Serikat, Israel dan dunia. Iran sekarang harus setuju untuk mengakhiri perang ini,” katanya.
Sementara itu Sobat Holopis, saat ini Israel masih terus menyerang Iran. Israel masih menargetkan fasilitas militer serta situs nuklir mereka. Iran pun terus melakukan serangan balasan kepa Israel, yang mereka jelaskan sebagai perbuatan bela diri.


