JAKARTA – Pemkot Administrasi Jakarta Selatan melakukan pengerukan Kali Cideng. Pengerukan dilakukan lantaran kawasan tersebut kerap dilanda banjir saat hujan deras.
Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar mengatakan, pengerukan dilakukan di titik Jalan Gembira, Kelurahan Karet, Setiabudi.
Pengerukan dikerjakan saat musim kemarau karena dinilai lebih mudah saat mengeruk sedimentasi lumpur yang cukup tebal.
“Mumpung Jakarta menuju musim kemarau, ini merupakan saat yang tepat untuk mengeruk kali, waduk, saluran, dan tali air,” katanya, Kamis (15/5).
Dikatakan Anwar, lokasi tersebut kerap tergenang banjir setinggi 60 cm saat hujan lebat melanda wilayah Jakarta, sehingga banyak warga yang sudah mengeluhkan kondisi tersebut. Tak hanya dikawasan pinggir kali, banjir juga berimbas hingga ke Jalan Gatot Subroto terutama kawasan Dinas Pendidikan, kawasan Patra, Perumahan Denpasar, dan sekitarnya,
“Pengerukan lumpur ini diprediksi dapat menurunkan sekitar 25 persen tingkat kerawanan banjir,” imbuhnya.
Anwar menambahkan pengerukan di lokasi ini dilakukan sepanjang satu kilometer antara Jl Gembira hingga Kuningan Mulia. Diperkirakan volume lumpur yang dapat dikeruk mencapai 10.600 meter kubik
“Target pekerjaan memakan waktu sekitar enam bulan ke depan atau akhir November 2025. Pada permulaan pekerjaan ini, kami mengerahkan sekitar 200 personil gabungan terdiri dari 150 Pasukan Biru ditambah PPSU dan lainnya. Mereka dibekali dua alat ampibi dan satu unit eskavator long arm serta 12 dump truck,” tutupnya.


