JAKARTA – Bencana banjir merendam sejumlah pemukiman warga yang ada di Kota Tebing, Provinsi Sumatera Utara dan tersebar di sejumlah wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, banjir ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi.
“Kondisi tersebut kemudian menyebabkan meluapnya air sungai Bahilang,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Jumat (11/4).
Abdul menjelaskan bahwa bencana banjir itu melanda sedikitnya lima kelurahan dari dua kecamatan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 10 hingga 70 sentimeter.
Banjir tersebut juga dilaporkan membuat 187 Kepala Keluarga (KK) atau 728 jiwa terdampak dan menyebabkan kerugian materil 1 unit faskes dan satu unit fasum terdampak.
“Menyikapi bencana tersebut BPBD setempat telah melakukan upaya dan koordinasi guna merespons peristiwa tersebut,” imbuhnya.


