Poltak Minta Polri Segera Ungkap Pengirim Paket ke Tempo

0 Shares

JAKARTA – Ketua Umum Jaringan Merah Putih 08, Poltak Agustinus Sinaga menilai bahwa kiriman paket kepala babi hingga bangkai tikus ke kantor Tempo merupakan bentuk intimidasi pada kebebasan pers.

“Dalam perjalanan perpolitikan kita, hal seperti ini bukan baru ini saja terjadi. Namun bisa kita pastikan bahwa otak dari pelaku pengiriman kepala babi tersebut merupakan orang-orang picik dan bermental pengecut yang memiliki target tertentu,” kata Poltak dalam keterangan tertulisnya yang diterima Holopis.com, Kamis (27/3/2025).

Oleh sebab itu, demi meredam gejolak publik dan asumsi liar di kalangan masyarakat terkait dengan aksi teror paket tersebut, Poltak pun mendorong agar Kepolisian segera menemukan pelaku dan mengungkapkannya ke publik.

“Memang mau tidak mau, pihak Kepolisian harus dapat mengungkap kejadian ini, sehingga tindakan-tindakan seperti ini tidak terulang dan bisa merugikan orang lain atau pihak lain karena menimbulkan asumsi dan analisa masing-masing,” ujarnya.

Sejauh ini, ia tak ingin menuding siapa sebenarnya otak di balik pengiriman paket tersebut. Karena bisa jadi asumsi itu pun liar tak karuan sebelum aparat penegak hukum mengungkapnya secara terang benderang.

“Bisa saja yang mengirimkan paket kepala babi tersebut adalah kelompok yang anti Jokowi, bisa saja yang kirim adalah kelompok loyalis Hasto Kristiyanto. Bisa saja yang kirim adalah loyalisnya Tom Lembong, atau bisa saja Tempo-nya sendiri yang mengirim ke kantornya sendiri, siapa yang tau?,” tukas Poltak.

- Advertisement -

Seperti diketahui, pada hari Rabu 19 Maret 2025 lalu, paket yang dibungkus kotak kardus dilapisi styrofoam datang ke kantor Tempo dan ditujukan kepada Francisca Christy Rosana (Cica), wartawan Desk Politik Tempo. Saat dibuka, isi paket tersebut adalah kepala babi tanpa kuping.

Berdasarkan keterangan yang ada, paket dikirim ke ke kantor Grup Tempo di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan. Infonya, pembawa paket naik sepeda motor matic putih. Berjaket hitam dan celana jeans, pakai helm ojek online.

Kemudian pada hari Sabtu 22 Maret 2025, Tempo kembali mendapat teror. Seorang melemparkan kardus berisi enam ekor bangkai tikus, yang kepalanya terpenggal. Kardus dibungkus kertas kado berisi tikus, ditemukan petugas kebersihan Tempo.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU