JAKARTA – Bintang Manchester City Kevin De Bruyne diisukan bakal hijrah ke Major League Soccer (MLS), salah satunya dengan klub San Diego FC. Klub Liga Amerika Serikat itu tak menampik rumor tersebut, namun bosnya mengakui bahwa pertemuan sudah terjalin, tapi gajinya terlalu mahal dan tak sesuai dengan kondisi keuangan klub.
Sebelumnya diketahui, santer tersiar kabar bahwa Kevin De Bruyne memang jadi salah satu pemain yang akan dilepas Manchester City di bursa transfer pemain musim panas nanti.
Terlebih lagi, Kevin De Bruyne hanya menyisakan kontrak tiga bulan lagi dengan Manchester City. Selain karena kondisi kontrak, faktor terpenting yang membuat bintang Belgia itu kabarnya masuk dalam daftar jual adalah masalah performa.
Bagaimana tidak, pemain yang tergolong sudah senior di Manchester City itu (33 tahun), baru bisa mencetak empat gol dan tujuh assist saja dalam 30 laga bersama The Citizens di semua ajang.
Tak ayal, Kevin De Bruyne masuk dalam pusaran isu penjualan klub, yang salah satunya adalah mengaitkan San Diego FC.
Bosnya, yakni Tyler Heaps mengakui bahwa memang betul ada pembicaraanya antara dirinya dengan agen sang pemain, namun ambisi untuk mendatangkannya pupus karena gaji Kevin De Bruyne yang terlalu tinggi.
“Isu ini, saya tak tahu mereka berasal dari mana, ya memang sempat ada pembicaraan dengan seorang agen, agennya pun memiliki banyak pemain pastinya. Setiap kali saya melihatnya, saya bilang; apakah anda itu orang yang mengatakan semua ini?” ucap Heaps, seperti dikutip Holopis.com dari The Sun.
“Kevin adalah pesepakbola yang fantastis dan dia suka area ini. Dia liburan ke sini tiap tahunnya, tapi saya tak yakin dari mana isu-isu itu datang,” tambahnya.
“Saya pernah berbincang dengannya, tapi dengarkan, gaji yang dimilikinya tak sesuai dengan anggaran kami saat ini, dalam kaitannya dengan ekspektasi dia,” imbuhnya.


