JAKARTA – Ganda putri badminton Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi gagal meraih kemenangan di babak semifinal Swiss Open 2025 Super 300. Praktis, pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu harus angkat koper dari kejuaraan.
Pertandingan semifinal Swiss Open 2025 Super 300 tersebut berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada Sabtu (22/3) malam WIB.
Ana/Tiwi sendiri lolos ke semifinal Swiss Open 2025, usai sukses mengandaskan perlawanan Laksika Kanlaha/Phataimas Muenwong asal Thailand, dengan straight game langsung 21-13 dan 21-15.
Kemudian di partai semifinal, Ana/Tiwi berhadapan dengan wakil ganda putri asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian. Meski secara peringkat, Ana/Tiwi menang, namun pengalaman Jia Yi Fan membuat wakil Indonesia itu bertekuk lutut.
Dalam pertandingannya, Ana/Tiwi sudah tertekan sejak awal set pertama, dimana wakil China tersebut tampil mendominasi permainan hingga akhirnya menang telak 11-21.
Di set kedua, Ana/Tiwi gagal bangkit. Bahkan, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian sudah unggul +10 poin di angka 2-12. Sampai pada akhirnya wakil China itu menang telak lagi 12-21.
Dengan demikian, Ana/Tiwi harus angkat koper dari Swiss Open 2025 Super 300. Sementara, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian berhak melaju ke babak final.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia akan menurunkan dua wakil lain di babak semifinal Swiss Open 2025, mereka adalah Putri Kusuma Wardani dari tunggal putri dan Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin.


