HOLOPIS.COM, JAKARTA – Meski badai pemutusan hubungan kerja (PHK) belakangan ini cukup besar, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tetap optimis dapat melalu hal itu, mengingat masih banyak lapangan kerja bagi pekerja yang menjadi korban PHK, termasuk para pekerja di PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenzer Gerungan menyatakan, saat ini cukup banyak lapangan kerja yang tersedia. Contohnya, sebut pria yang karib disapa Noel ini, di Garut, Jawa Barat terdapat 10.000 lowongan pekerjaan. Bahkan, Huawei saat ini juga tengah membuka lapangan kerja untuk 30.000 orang.
“Kita akan mencari lapangan industri yang membuka lapangan pekerjaan,” kata Noel di Jakarta, Sabtu (1/3/2025).
Selain itu, imbuh Noel, pemerintah juga terus mendorong para korban PHK yang ingin beralih pekerjaan untuk bergabung dalam Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola oleh Kemnaker.
Kehadiran BLK, jelas Noel, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi sumber daya manusia SDM Indonesia.
“Dari dinas ketenagakerjaan, Disnaker kan punya data, terus kita taruh mau nya apa mereka, misalnya lanjut di industri-industri tekstil, kita masukin, kalau mereka mau rubah keterampilannya, kita masukin di BLK,” sambung Noel.
Noel juga mengharapkan kepada perusahaan-perusahaan yang ada untuk tidak membatasi usia para pelamar kerja yang akan masuk ke dalam perusahaannya, terutama bagi para pekerja yang terkena PHK. Pihaknya juga mengharapkan untuk tidak mempersulit mereka yang terkena PHK.
“Jangan dibatesin pake umur ya, kita gak mau itu,” ujar Noel.
“Udah lah jangan dipersulit hidup mereka, udah susah, jangan dipersulit lagi lah,” tandas Noel.


