JAKARTA – Ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti melengkapi kemenangan Indonesia kontra Hong Kong di laga perdana Grup B Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2025 (Badminton Asia Mixed Team Championship 2025). Meski begitu, mereka mengaku masih akan evaluasi permainan karena banyak hal yang perlu diperbaiki.
Sebelumnya diketahui, pertandingan perdana Grup B antara Indonesia vs Hong Kong pada Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2025 itu sendiri berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Selasa (11/2).
Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti sendiri tampil di match ke-4, dimana mereka berhadapan dengan Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan.
Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil mendominasi sejak awal set pertama, bahkan mereka berhasil meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 21-15.
Tren positif itu akhirnya berlanjut di set kedua. Meski sedikit mendapat perlawanan sengit, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti tampil agresif dan menang 21-17.
“Di gim pertama kami sudah tahu akan main seperti apa tapi di gim kedua terlalu banyak mati sendiri. Selain itu, kami terlalu nyaman dengan main defense dan lupa untuk menyerang balik. Di poin-poin akhir mencoba lagi lebih menekan dan berhasil,” ungkap Fadia, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
“Secara permainan sudah cukup enak tapi kami harus evaluasi untuk tidak mudah membuang-buang poin,” tambahnya.
Di sisi lain, Lanny juga mengakui pukulan-pukulan bolanya masih belum sempurna.
“Kami masih beradaptasi dengan lapangan, sentuhan-sentuhan pukulan juga belum sempurna. Kami merasa shuttlecock berbeda dengan yang kami gunakan di latihan kemarin. Yang ini sedikit lebih lambat,” imbuh Lanny.
Perjuangan Indonesia di Kejuaraan Badminton Beregu Campuran Asia 2025 belum selesai sampai di sini, Merah Putih akan melawan Malaysia di laga pamungkas Grup B, Kamis (13/2) mendatang.


