Rabu, 19 Juni 2024
BerandaHiburanGosipRobby Purba Minta Maaf Usai Gaduh Anjing Dipukul di Plaza Indonesia

Robby Purba Minta Maaf Usai Gaduh Anjing Dipukul di Plaza Indonesia

"Video permintaan maaf ini aku buat tanpa skrip, aku buat tanpa permintaan atau paksaan dari pihak mana pun. Video ini aku buat dari hatiku yang paling menyesal dan hati yang paling mendalam," kata Robby.

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presenter kondang, Robby Purba muncul dengan video ucapan permohonan maaf terbuka khususnya kepada handler anjing di Plaza Indonesia, Nasarius yang saat ini akhirnya dipecat oleh manajemen mall di Jakarta tersebut karena viralnya video, yang mana salah satunya ia posting.

“Video permintaan maaf ini aku buat tanpa skrip, aku buat tanpa permintaan atau paksaan dari pihak mana pun. Video ini aku buat dari hatiku yang paling menyesal dan hati yang paling mendalam,” kata Robby dalam video yang dikutip Holopis.com, Senin (10/6).

Ia mengaku memang sebagai animal defender, apalagi dirinya memiliki banyak kucing yang ia pelihara dan rawat. Sehingga ketika melihat adanya anjing dipukul pawangnya, membuat hatinya tersentak.

“Tentu saja aku tidak mendukung kekerasan terhadap hewan baik itu verbal maupun nonverbal. Shok, kaget dan butuh penjelasan adalah motivasi aku dari awal mereposted video yang aku nonton di pagi itu,” ujarnya.

Penerbit Iklan Google Adsense

Hanya saja, ia tak memperhitungkan sama sekali dampak apa yang ditimbulkan dari reaksi video yang ia lakukan. Salah satunya adalah membuat sekuriti K-9 tersebut harus kehilangan pekerjaannya.

Terlebih, ia hanya melihat satu sudut pandang saja dalam peristiwa yang terjadi di sekitar Plaza Indonesia tersebut. Yang mana fakta yang terjadi, pemukulan itu terjadi karena sang handler ingin agar anjingnya melepaskan terkamannya terhadap seekor anak kucing.

“Aku memang tidak membayangkan efeknya menjadi sebesar ini setelah video tersebut viral. Aku tidak akan mencari pembelaan, aku tidak akan mencari pembenaran,” ucapnya.

Robby mengakui bahwa reaksinya terhadap video tersebut terlalu cepat. Sebab ia hanya melihat satu arah dari rekaman video amatir warga yang mengabadikan peristiwa tersebut. Jika memang penjelasan yang disampaikan Nasarius ia dengar lebih cepat, maka dirinya pun tentu tidak akan memiliki reaksi seperti itu.

Pun demikian, Robby sekali lagi tidak mau melakukan pembelaan diri apa pun atas kegaduhan yang ternyata dihasilkan dari jarinya itu.

“Memang harusnya sejak awal ketika menyaksikan video klarifikasi dari handler seharusnya hati aku bisa lebih terbuka untuk menerima alasan dan menerima semuanya tanpa harus mencari pembenaran dan juga pembelaan,” tukasnya.

Oleh sebab itu, Robby Purba pun menyampaikan permohonan maafnya secara terbuka khususnya kepada Nasarius yang kini sudah kehilangan pekerjaan akibat apa yang ia telah perbuat.

“Jadi aku sungguh menyesal atas apa yang telah aku perbuat. Aku sadar banget banyak sekali pihak yang tersakiti juga dirugikan atas reposted video,” tandasnya.

“Aku sadar sekali banyak pihak yang tersakiti juga khususnya kepada seorang bapak yang memiliki anak dan juga istri yang mungkin saja sekarang sudah kehilangan pekerjaannya,” sambungnya.

Penerbit Iklan MGID
Temukan kami juga di Google News
BERITA LAINNYA

Suami BCL Bakal Digarap Polisi soal Dugaan Penggelapan Uang Bekas Istri

Pihak berwajib akan segera memanggil suami Bunga Citra Lestar (BCL), Tiko Aryawardhana atas dugaan kasus penggelapan dana yang melibatkan namanya. Tiko akan dipanggil sebagai saksi terlapor dalam kasus yang dilaporkan mantan istrinya, Arina Winarto.

Dinas Candy Bantah Jadi Cewek Momekdo

elebritas Dinar Candy dikaitkan dalam dugaan kasus hukum yang melibatkan Ko Apex, yang baru-baru ini ditangkap oleh pihak kepolisian.

Taylor Swift Ingusan di Panggung, Netizen : Namanya Juga Manusia!

Ketika sedang menyanyikan sebuah lagu, Taylor Swift tiba-tiba mengusap ingus yang keluar cukup panjang dari hidungnya. Dan yang unik, Tay Tay pun menjilat ingusnya sendiri, asin kali ya mbak.
Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 - 2029
Sudaryono Jateng 1

HOLOPIS FEEDS