Jerman Ikut Nimbrung di Laut Merah Hadapi Houthi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Laut Merah nampaknya semakin memanas saat ini, dimana Jerman diklaim akan ikut turun tangan untuk turut serta meredam serangan milisi Houthi Yaman.

Sebelumnya diketahui, bahwa sejumlah negara telah mengirimkan kapal perangnya ke Laut Merah, seperti Amerika Serikat dan Inggris yang memang sudah lama ada di situ sejak pertama kali pecah konflik dengan Houthi.

Kini, seperti dikutip Holopis.com dari Al-Mayadeen, Jumat (2/2), disebutkan bahwa Jerman mulai ikut serta mengirimkan kapal perang untuk menghalau rudal Houthi.

Disebutkan juga, Jerman akan mengirimkan kapal Fregat bernama Hessen ke Laut Merah. Ada pun tujuannya yakni untuk berperan dalam operasi Eropa dalam membantu melindungi kapal dagang mereka yang berlalulalang di sana.

Kapal Fregat Hessen akan dilengkapi rudal pertahanan udara untuk menghalau serangan Houthi Yaman, dan akan segera tiba di Laut Merah pada akhir bulan nanti.

Ada pun dalam hal ini Menteri Luar Negeri Jerman, Annalena Baerbock sebelumnya menerangkan bahwa kehadirannya di Laut Merah sesuai dengan misi keamanan Uni Eropa yang tidak akan melakukan serangan balik ke wilayah Yaman.

- Advertisement -

Selain itu, pernyataan sebelumnya juga dilontarkan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell, yang menilai bahwa Uni Eropa sendiri akan meluncurkan sebuah misi maritim di Laut Merah pertengahan Februari nanti.

Nantinya, misi maritim Uni Eropa di Laut Merah itu akan berfokus hanya untuk perlindungan perlintasan kapal dagang saja dari serangan Houthi.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Achmad Husin Alifiah
Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Achmad Husin Alifiah

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU