HOLOPIS.COM, JAKARTA – Calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung putusan MKMK (Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi) saat proses debat capres.
Dimana dalam momen tersebut, Anies menanyakan hal tersebut kepada calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dalam debat capres.
“Pak Prabowo daftar ke KPU setelah ada putusan MK lalu ada MKMK bilang keputusan itu ada etik. Setelah ada pencalonan salah setelah etika, apa perasaan bapak ada pelanggaran etika,” tanya Anies dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (12/12).
Prabowo pun menjawab pertanyaan dari Anies Baswedan tersebut. Dimana menurutnya, sebenarnya tidak ada masalah ketika dirinya tetap mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden.
“Jadi, mas anies memang sewaktu perkembangan politik itu ada beberapa segi perspektif. Jadi, tim saya, para pakar hukum yang mendampingi saya. Dari segi hukum gak ada masalah,” jawab Prabowo.
“Pelanggaran etika sudah diambil keputusan dan tindakan. Intinya adalah, keputusan itu final dan tidak bisa diubah, maka saya lanjutkan,” sambungnya.
Prabowo pun menegaskan, dirinya menyerahkan sepenuhnya pilihan kepada rakyat dalam Pilpres di Februari 2024 mendatang.
“Kita bukan anak ekcil, mas Anies, kita juga paham. Intinya rakyat yang putuskan. Kalau rakyat gak suka prabowo gibran gak usah pilih,” tegasnya.
Prabowo Subianto kemudian juga menegaskan, dirinya tidak mengumbar jabatan hanya demi kepentingan sepihak. Bahkan, Prabowo menyatakan kesiapan dirinya berkorban untuk negara.
“Saya gak takut gak punya jabatan. Sorry ye. Saya sudah diap mati untuk negara ini,” tandasnya.


