Panglima : Penggunaan Operasi Militer untuk KKB Berdampak Negatif ke Warga Sipil

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menyatakan bahwa sampai saat ini pihaknya tidak bakal mau menggunakan operasi militer hanya demi membebaskan pilot Susi Air, Captain Philips Mark Mehrtens.

Yudo menegaskan, pihaknya lebih mengkhawatirkan keselamatan warga sipil jika akhirnya mereka menyerbu kelompok kriminal bersenjata alias KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya tersebut.

“Karena kalau kita mengutamakan dengan operasi dengan militer tentunya akan banyak berdampak negatif terhadap keselamatan masyarakat,” kata Yudo dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Senin (5/6).

“Sehingga kita harus berhati-hati sekali dalam melaksanakan (penyelamatan) pilot ini,” lanjutnya.

Untuk kesekian kalinya, Yudo pun menyatakan bahwa pihaknya lebih tertarik untuk menggunakan strategi komunikasi dalam membebaskan Captain Philip meskipun sebelumnya telah diancam akan dibunuh.

“Kita tetap mengutamakan (negosiasi) dilaksanakan oleh tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat maupun PJ Bupati di sana,” ujarnya.

- Advertisement -

Mengenai kondisi dari pilot Susi Air itu pada saat ini, mantan Kepala Staf Angkatan Laut itu pun mengaku tidak tahu banyak dan hanya melihatnya melalui media sosial.

“Kita juga nggak tahu kondisinya bagaimana, yang jelas kan sering muncul di YouTube itu,” kilahnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU