SUMUT, HOLOPIS.COM – 15 desa yang ada di Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatra Utara terendam banjir bandang di malam tahun baru.
Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan banjir bandang terjadi setelah hujan deras berdurasi lama mengguyur kawasan hulu.
“Sebanyak 15 desa di Kecamatan Batang Lobu Sutam, Kabupaten Padang Lawas terdampak banjir bandang yang membawa material kayu ini. Desa terdampak yaitu Desa Tanjung Baru, Muara Malinto, Tandolan, Siadam, Tamiang, Pasar Tamiang, Tanjung Barani, Manggis, Pinarik, Siojo, Paran Manggis, Huta Nopan, Tangga Batu, Paran Dolok dan Ark Sorik,” kata Abdul, Sabtu (1/1).
Abdul juga mengklaim bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan warga yang menjadi korban. Di samping itu, petugas mendata dampak kerusakan akibat banjir bandang ini.
“Catatan sementara sebanyak 12 unit rumah hanyut dan 1 unit pondok pesantren rusak berat, sedangkan jumlah warga mengungsi dalam pendataan,” terangnya.
Selain pencarian, BPBD yang dibantu TNI, Polri, dinas terkait, warga masyarakat dan aparat desa melakukan penanganan darurat lain, seperti pengaktifan dapur umum dan penanganan korban terdampak.
Abdul menambahkan, berdasarkan kajian inaRISK, Kabupaten Padang Lawas memiliki potensi bahaya banjir bandang pada tingkat sedang hingga tinggi. Adapun analisis potensi gerakan tanah yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi pada bulan Januari 2022, Kabupaten Padang Lawas berada pada tingkat menengah hingga tinggi.
“Merespons hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan otoritas daerah setempat dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayahnya dengan memantau kajian potensi bahaya melalui inaRISK serta prakiraan cuaca melalui laman BMKG,” imbaunya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!