Medali perunggu Asian Games 2026 menjadi pencapaian penting bagi Naro karena nomor Changquan bukan nomor yang selama ini menjadi andalannya.
Pada Asian Games Hangzhou 2022, Naro juga berhasil membawa pulang medali perunggu.
Namun, saat itu medali tersebut diraihnya dari nomor kombinasi Daoshu dan Gunshu.
Tantangan Naro di Asian Games 2026 semakin berat karena ia sempat mengalami masalah pada lutut sekitar satu setengah bulan sebelum pertandingan.
Cedera tersebut memengaruhi sejumlah gerakan penting dalam wushu, terutama ketika melakukan lompatan, tolakan, hingga pendaratan.
Kondisi itu membuat program latihan Naro harus disesuaikan.
Ia menjalani penguatan fisik dan sejumlah terapi untuk membantu pemulihan.
“Jadi programnya penguatan, tusuk jarum, terapi, setelah itu shockwave therapy, besok penguatan lagi, nanti tusuk jarum lagi,” ujar Naro.
Dalam kondisi normal, Naro bisa menjalani latihan teknik hingga sekitar 10 kali dalam sepekan menjelang pertandingan.
Namun, karena masalah lutut, frekuensi latihan tekniknya harus dikurangi menjadi sekitar dua hingga tiga kali setiap pekan.
Meski persiapan tidak berjalan ideal, Naro tetap mampu menunjukkan performa solid ketika tampil di arena pertandingan.
Ia mengaku cukup puas dengan penampilannya, terlebih persaingan di nomor tersebut berlangsung sangat ketat.
“Untuk performa hari ini, saya bisa menampilkan cukup baik, seperti latihan biasa. Dan saya sudah cukup bangga dengan hasil hari ini karena memang persaingan di nomor ini sangat-sangat ketat,” kata Naro.




