HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan program listrik desa di lebih dari 1.400 lokasi yang telah selesai dibangun sepanjang 2025. Peresmian ditargetkan berlangsung sebelum 14 Agustus 2026.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Bahlil mengatakan program listrik desa menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses listrik hingga ke wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan kelistrikan.
“Alhamdulillah pada tahun 2025 programnya sudah selesai sekitar 1.400 (desa) lebih yang ini akan dilakukan peresmian oleh Bapak Presiden,” ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Masih Ada Sekitar 11 Ribu Desa Belum Berlistrik
Menurut Bahlil, pemerintah masih menghadapi tantangan karena sekitar 11 ribu desa di Indonesia belum menikmati akses listrik. Namun, lebih dari 1.400 desa yang masuk dalam target pembangunan tahun 2025 kini telah selesai dikerjakan dan siap beroperasi.
Ia menilai penyelesaian proyek tersebut menjadi langkah awal dalam mempercepat pemerataan akses energi, terutama bagi masyarakat di daerah yang selama ini belum menikmati layanan listrik.
Menanggapi isu pendanaan, Bahlil menegaskan program yang akan diresmikan merupakan proyek tahun 2025 yang seluruh pekerjaannya telah selesai. Karena itu, menurutnya, tidak ada lagi persoalan terkait anggaran.
“Mengenai anggaran listrik desa, yang kita lakukan ini adalah program 2025. Sudah selesai pekerjaannya, jadi nggak lagi kita bicara anggaran karena sudah mau diresmikan,” katanya.
Ia juga memastikan pemerintah telah menyiapkan pendanaan untuk melanjutkan program listrik desa pada 2026 hingga 2027.
Dengan anggaran yang sudah tersedia, pemerintah kini memfokuskan perhatian pada tahap pelaksanaan agar perluasan akses listrik dapat berjalan sesuai rencana.
“Tahun 2026-2027 itu anggarannya juga sudah ada. Jadi, tidak ada isu menyangkut anggaran, sekarang tinggal implementasi. Saya ulangi, yang saya laporkan tadi yang akan diresmikan itu adalah program 2025 yang sudah selesai,” ujarnya.
Program listrik desa menjadi salah satu upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur energi sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah yang selama ini belum menikmati akses listrik secara memadai.




