Temuan jasad Surakman menjadi perkembangan terbaru dalam kasus hilangnya speedboat Arupadhatu I yang sebelumnya kehilangan kontak saat membawa lima jurnalis foto dan tiga awak kapal dalam perjalanan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.
Konferensi Pers Kapolda Banten soal Temuan ABK Arupadhatu I
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki mengatakan bahwa jenazah Mr X yang ditemukan oleh jajaran Polda Bengkulu pada hari Sabtu, 12 September 2026, teridentifikasi sebagai Surakman, salah satu ABK kapal Arupadhatu I yang menjadi salah satu korban hilang kontak ketika kapal tersebut melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdekkes Polri terhadap seorang mayat yang ditemukan di Pulau Enggano Bengkulu bahwa secara genetik, PM/62/P.Enggano/01 itu kode jenazah Mister X tadi teridentifikasi sebagai Surakhman atau ABK kapal ayah biologis dari tuan Yayat,” ujar Hengki.
Usai melakukan pencocokan data tersebut, rencananya jenazah almarhum Surakman akan diterbangkan dari Bengkulu menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta pada hari Kamis, 24 September 2026, dan diterima langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni.



