Menlu Iran Tegaskan Tidak Minta Gencatan Senjata dengan AS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menegaskan bahwa negaranya tidak meminta gencatan senjata maupun negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Ia menyatakan Teheran siap mempertahankan diri selama konflik masih berlangsung.

Pernyataan tersebut disampaikan Araghchi dalam wawancara dengan CBS News yang ditayangkan pada Minggu (15/3). Dalam kesempatan itu, ia membantah anggapan bahwa Iran meminta penghentian pertempuran.

“Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah minta negosiasi. Kami siap membela diri selama yang diperlukan,” kata Araghchi, dikutip Holopis.com, Senin (16/3).

Menurutnya, Iran akan terus melanjutkan operasinya hingga pemerintah Amerika Serikat menyadari bahwa konflik tersebut tidak memiliki kemenangan. Ia menyebut perang yang terjadi saat ini sebagai konflik yang tidak sah secara hukum.

Araghchi juga menilai tidak ada alasan bagi Iran untuk kembali berunding dengan Amerika Serikat. Ia menyinggung pengalaman sebelumnya ketika pembicaraan antara kedua negara sedang berlangsung.

“Kami tidak melihat alasan mengapa kami harus berunding dengan pihak Amerika, karena saat itu kami sedang berunding dengan mereka ketika mereka memutuskan untuk menyerang kami, dan itu adalah yang kedua kalinya,” tambahnya.

Selat Hormuz dan Program Nuklir

Dalam wawancara tersebut, Araghchi juga menanggapi isu mengenai kemungkinan penutupan Selat Hormuz. Ia menegaskan bahwa Iran tidak menutup jalur pelayaran penting tersebut.

“Hal itu tergantung pada keputusan militer kami, dan mereka telah memutuskan untuk mengizinkan sekelompok kapal milik berbagai negara untuk melintas,” ujarnya.

Araghchi juga kembali menegaskan posisi Iran terkait program nuklirnya. Ia menyatakan bahwa Teheran tidak pernah berupaya mengembangkan senjata nuklir. Menurutnya, sebelum serangan militer terjadi, Iran sempat menyetujui langkah untuk mengencerkan uranium yang telah diperkaya. Namun ia mengatakan bahan nuklir tersebut kini tertimbun di lokasi fasilitas yang rusak akibat serangan.

“Semuanya terkubur di bawah reruntuhan,” kata Araghchi.

Ia menambahkan bahwa saat ini Iran juga tidak memiliki rencana untuk mengambil kembali cadangan uranium yang tertimbun di fasilitas yang rusak tersebut.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Darin Brenda Iskarina
Tim Penulis & Editor
Darin Brenda Iskarina

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU