Jelang Pilpres 2029, Pengamat Petakan Tiga Skenario Koalisi NasDem, PDIP, dan PKS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, memetakan tiga skenario koalisi yang mungkin terjadi menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Dinamika politik dinilai masih sangat cair, dengan peta koalisi dan peluang manuver politik yang tetap terbuka lebar, terutama bagi NasDem, PDIP, dan PKS.

“Terutama untuk amankan suara pileg,” ujar Adi di Jakarta, Minggu, 1 Maret 2026.

Skenario pertama, ketiga partai maju sendiri-sendiri dengan mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden masing-masing. Hal ini dimungkinkan oleh putusan Mahkamah Konstitusi yang berpotensi menetapkan ambang batas pencalonan presiden menjadi nol persen atau zero threshold.

Skenario kedua, NasDem, PDIP, dan PKS bergabung dengan koalisi Prabowo. Adi menilai pilihan ini cukup rasional secara kalkulasi politik mengingat posisi Prabowo sebagai petahana yang memiliki kekuatan besar.

“Opsi ini terbuka karena koalisi Prabowo memang kuat mengingat posisinya sebagai petahana,” jelasnya.

Skenario ketiga, ketiga partai membentuk poros penantang Prabowo. Namun, Adi menilai skenario ini relatif sulit terwujud karena hubungan politik antara PDIP, NasDem, dan PKS dinilai tidak sepenuhnya harmonis.

“Meski dalam politik segala sesuatu sangat mungkin, membayangkan PDIP koalisi dengan PKS dan NasDem rumit,” tegasnya.

Adi menilai skenario yang paling realistis adalah koalisi antara NasDem dan PKS, sebagaimana pernah terjadi pada kontestasi sebelumnya, meski ia mengingatkan poros tersebut belum tentu menjadi kekuatan dominan.

“Paling mungkin NasDem dan PKS koalisi kembali, meski sebagai poros yang tak terlampau diperhitungkan,” pungkasnya.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Tri Wibowo Santoso
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Tri Wibowo Santoso, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU