Jaksa Agung Ogah Tangani Kasus Korupsi Calon Kepala Daerah, Takut Dijadikan Bahan Kampanye

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jaksa Agung ST Burhanuddin telah mengeluarkan instruksi untuk menghentikan sementara proses hukum yang berkaitan dengan para calon kepala daerah.

Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar menegaskan, instruksi itu masih berlaku selama proses Pilkada Serentak 2024 berlangsung.

“Itu masih terus berlaku,” kata Harli Siregar dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com, Senin (2/9).

Harli pun menepis anggapan bahwa Kejaksaan dengan sengaja telah dijadikan alat untuk melindungi sebuah aksi kejahatan yang dilakukan oleh para calon kepala daerah.

“Bukan dimaksudkan hukum tentu akan melindungi kejahatan. Bukan dimaksudkan,” ujarnya

Selain demi upaya menjaga objektifitas, Harli mengakui bahwa Jaksa Agung khawatir jika penanganan kasus yang mereka lakukan malah dijadikan bahan kampanye pihak lawan.

“Kita menjaga objektivitas dari proses berjalannya demokrasi. Supaya tidak ada black campaign, supaya tidak ada satu calon yang menjadikan isu itu menjadi satu isu untuk menjatuhkan calon yang lain,” tukasnya.

Harli kemudian memastikan bahwa proses demokrasi harus berjalan secara adil. Dia menegaskan proses hukum akan dilanjutkan setelah Pilkada 2024 selesai.

“Jadi, kita harus fair dan memberikan kesempatan itu menggunakan pesta demokrasi ini sebagai hak dan setelah itu tentu proses hukum akan terus dilaksanakan dan dijalankan,” pungkasnya.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU