JAKARTA – Bencana gempa bumi berkekuatan 3,8 Magnitudo melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, pasca gempa yang berlangsung pada Minggu (21/9), sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.
“Satu rumah rusak sedang dan empat rumah rusak ringan di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Senin (22/9).
Pusat gempa diketahui berada di darat dengan kedalaman 8 km. Menurut informasi yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa ini tidak berpotensi tsunami.
“Secara umum, situasi sudah kembali kondusif. Petugas tetap siaga untuk mengantisipasi gempa susulan,” ujarnya.
Abdul kemudian mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap setiap ancaman bahaya, baik terkait dengan bencana geologi maupun hidrometeorologi.
“Masyarakat dapat mengakses informasi resmi pemerintah untuk mengantisipasi dampak peristiwa, seperti potensi angin kencang, banjir hingga tanah longsor,” imbaunya.
“Sebagai langkah kesiapsiagaan, masyarakat disarankan memastikan jalur evakuasi aman dari rumah, sekolah, dan tempat kerja ke titik kumpul, memangkas pohon di sekitar tempat tinggal yang berpotensi tumbang, serta menyiapkan tas siaga bencana berisi kebutuhan pokok, obat-obatan dan dokumen penting,” lanjutnya.



