HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mangaka Hunter x Hunter, Yoshihiro Togashi, kembali mengungkap kondisi yang membuatnya harus membatasi aktivitas di luar pengerjaan manga. Ia menyatakan tidak akan menerima pekerjaan baru yang memiliki tenggat waktu setelah menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang saat ini sudah menjadi tanggung jawabnya.
Keputusan tersebut disampaikan Togashi melalui akun X pada Senin. Ia menyebut kondisi kesehatan fisik dan mental menjadi pertimbangan utama agar dapat lebih fokus mengerjakan manuskrip Hunter x Hunter.
Togashi mengatakan dirinya ingin mengurangi beban pekerjaan yang memiliki tenggat agar bisa memusatkan perhatian pada naskah manga yang sedang dikerjakannya. Pernyataan tersebut kembali menyoroti perjuangan sang mangaka menjaga produktivitas di tengah masalah kesehatan yang selama bertahun-tahun memengaruhi jadwal penerbitan Hunter x Hunter.
Hunter x Hunter Kembali Hiatus
Hunter x Hunter terakhir kali kembali terbit pada 29 Juni 2026 setelah sebelumnya menjalani masa jeda. Namun, serialisasi kembali dihentikan pada 7 September 2026.
Manga tersebut saat ini berhenti pada bab 420. Meski serialisasinya kembali terhenti, Togashi tetap memberikan perkembangan mengenai pengerjaan manuskrip.
Pada 15 September lalu, ia mengumumkan telah menyelesaikan manuskrip untuk bab 428. Artinya, sejumlah materi manga telah dikerjakan meski jadwal publikasinya belum kembali berjalan secara rutin.
Kondisi tersebut menjadi bagian dari pola panjang perjalanan Hunter x Hunter. Manga ini memang kerap mengalami jeda karena kondisi kesehatan Togashi.
Tak Lagi Dipaksakan Terbit Mingguan
Masalah kesehatan sebelumnya juga membuat penerbit Shueisha mengubah pendekatan terhadap jadwal Hunter x Hunter. Pada 2023, pihak editorial memutuskan manga tersebut tidak lagi mengikuti pola serialisasi mingguan seperti sebelumnya.
Keputusan itu diambil setelah berdiskusi dengan Togashi. Shueisha menyatakan jadwal penerbitan akan menyesuaikan kondisi mangaka dan informasi mengenai kelanjutan serialisasi akan diumumkan setelah terdapat kepastian.
Togashi sendiri sempat menjalani operasi pada 2024. Setelah itu, ia tetap memberikan sejumlah pembaruan mengenai perkembangan pengerjaan bab-bab baru.
Sudah Terbit Lebih dari 100 Juta Eksemplar
Di tengah jadwal yang tidak menentu, popularitas Hunter x Hunter tetap bertahan. Manga tersebut telah beredar lebih dari 100 juta eksemplar, termasuk versi digital.
Volume ke-39 juga diterbitkan Shueisha pada 3 Juli 2026. Volume tersebut menjadi terbitan terbaru setelah jeda selama 22 bulan.
Togashi pertama kali meluncurkan Hunter x Hunter di majalah Weekly Shonen Jump pada 1998. Manga ini kemudian berkembang menjadi dua serial anime televisi, dua film, sejumlah video anime orisinal hingga pertunjukan panggung.
Dengan keputusan terbarunya, Togashi tampaknya ingin menjaga keseimbangan antara kondisi dirinya dan keberlanjutan Hunter x Hunter. Alih-alih mengejar tenggat pekerjaan tambahan, ia memilih menyisihkan lebih banyak waktu untuk mengerjakan manuskrip manga yang telah menemani perjalanan kariernya selama hampir tiga dekade



