BPS mencatat NTP nasional periode Januari-Agustus 2026 meningkat 3,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa sektor pertanian masih punya peran penting dalam menopang ekonomi masyarakat perdesaan dan menjaga daya beli petani.
Petani Harus Makin Sejahtera
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menilai peningkatan kesejahteraan petani tidak cukup hanya dengan mengejar produksi.
Pemerintah juga perlu memastikan hasil panen memiliki nilai ekonomi yang lebih baik, sementara akses pasar diperkuat dan biaya produksi ditekan.
“Kita ingin petani semakin sejahtera. Pemerintah tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjamin hasil produksi memiliki nilai ekonomi yang lebih baik. Ketika produktivitas naik dan harga petani membaik, maka kesejahteraan petani akan meningkat,” ujar Amran.
Kementerian Pertanian, kata Amran, terus menjalankan sejumlah strategi untuk meningkatkan produksi, memperluas akses pasar, menjaga harga agar tetap menguntungkan petani, sekaligus menekan biaya produksi.
Upaya tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan pangan nasional.
Dengan NTP yang terus menguat hingga Agustus 2026, pemerintah melihat sektor pertanian masih berada di jalur positif. Tantangannya kini adalah menjaga agar perbaikan harga yang diterima petani tidak hanya menjadi tren sesaat, tetapi ikut terasa pada kesejahteraan mereka di lapangan.




