BNPB Wanti-Wanti Maraknya Potensi Bencana Alam di Jateng

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) memberikan atensi khusus terhadap wilayah Jawa Tengah akibat maraknya bencana alam yang terjadi belakangan ini.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengimbau, mengingat tingginya potensi hujan lebat di wilayah Jawa Tengah yang berbukit dan berpotensi memicu tanah longsor, fokus antisipasi harus diarahkan pada pengamatan dan respons cepat terhadap tanda-tanda alam.

“Masyarakat yang tinggal di lereng atau daerah rawan wajib mewaspadai hujan deras yang turun terus menerus selama lebih dari satu jam, karena ini adalah pemicu utama,” imbaunya.

“Selain itu, segera perhatikan indikator fisik seperti munculnya retakan baru pada tanah, miringnya pohon atau tiang, dan suara gemuruh aneh dari lereng,” sambungnya.

Dalam jangka panjang, Abdul mengatakan bahwa tindakan pencegahan meliputi penanaman pohon berakar kuat yang berfungsi mengikat tanah dan memastikan sistem drainase di lereng berfungsi optimal untuk mengalirkan air menjauhi tebing.

“Namun, jika tanda-tanda bahaya muncul, prioritas utama adalah evakuasi segera dan bergerak menuju lokasi yang stabil dan tinggi, tanpa menunda waktu untuk mengumpulkan barang, karena keselamatan jiwa adalah yang utama,” tukasnya.

Sementara itu, terkait perkembangan bencana alam tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah sampai hari ini menyebabkan 2 korban meninggal dunia, 7 luka-luka, 286 KK atau 981 jiwa terdampak, 917 jiwa mengungsi, serta 28 jiwa masih dalam pencarian.

“Operasi pencarian dan pertolongan terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi tebing dan cuaca yang masih berpotensi memicu longsor susulan,” jelasnya.

Pada kejadian tanah longsor di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, tercatat 16 korban meninggal dunia dan 7 jiwa masih dalam pencarian. Operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung.

Berikutnya, tanah longsor di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah berdampak pada 22 KK atau 85 jiwa yang saat ini mengungsi, dengan kondisi tanah yang belum stabil.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU