BMKG Sebut El Nino Terus Menguat, Kekeringan dan Karhutla Besar Mengancam

0 Shares

Menguatnya musim kemarau juga dipengaruhi dinamika iklim global. BMKG mencatat Indeks Nino 3.4 masih berada pada angka +2,26, sedangkan Southern Oscillation Index (SOI) mencapai -28,2.

Nilai tersebut menunjukkan El Nino berada pada kategori kuat dan masih berpotensi meningkat.

Menurut BMKG, kondisi itu dapat menghambat pembentukan awan hujan sehingga curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan semakin berkurang selama periode kemarau berlangsung.

Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara lokal dan dapat disertai petir maupun angin kencang.

Karena itu masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, baliho roboh, genangan, hingga sambaran petir saat cuaca ekstrem terjadi.

Untuk periode 28 Juli hingga 4 Agustus 2026, BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Sementara potensi angin kencang diprakirakan terjadi di Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, hingga Papua Selatan.

Di sisi lain, peringatan dini kekeringan meteorologis dengan status awas telah diberlakukan di sejumlah wilayah DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sedangkan sejumlah provinsi lain berada pada kategori siaga dan waspada.

BMKG mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG serta meningkatkan langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino yang diperkirakan masih akan berlanjut dalam beberapa bulan ke depan.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU