HOLOPIS.COM, JAKARTA – Eks Jampidsus Febrie Adriansyah menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mendapatkan informasi yang salah terkait perkara yang sedang dijalaninya.
Hal itu disampaikan Febrie Adriansyah usai pelimpahan tahap dua di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan pada Jumat (18/9).
“Dan saya yakin presiden dapat masukan yang salah atas perkara ini,” kata Febrie dalam pernyataannya yang dikutip Holopis.com.
Kendati demikian, Febrie yang bersikeras bahwa dirinya adalah korban kriminalisasi itu tidak menjelaskan lebih lanjut siapa yang telah memberikan informasi keliru tersebut ke Presiden Prabowo.
Febrie yang pernah menjabat Direktur Penyidikan itu kemudian menyinggung apa prestasi yang telah diusahakn dirinya selama ini. Namun, prestasi itu kemudian langsung seakan menghilang begitu saja dengan informasi keliru yang telah diterima Presiden Prabowo.
Selain itu, Febrie yang juga ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Satgas PKH sejak Februari 2025 sukses kuasai kembali 5 juta kawasan hutan yang digunakan secara ilegal oleh pengusaha sawit dan aneka tambang. Bahkan Satgas telah setor ke negara Rp 300 triliun dan diterima Presiden yang datangi langsung ke Kejagung.
“Banyak prestasi yang sudah kita sampaikan oleh kita di gedung bundar. Perubahan gedung bundar begitu besar ketika kita pegang. Apalagi Ketua Satgas PKH. 300 t setahun kita kembalikan,” bebernya.




