HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kimpul mendadak viral di media sosial setelah diolah jadi berbagai makanan. Dokter gizi ungkap umbi lokal ini bisa jadi alternatif pengganti nasi.
Nama kimpul belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Umbi lokal yang selama ini jarang dilirik masyarakat itu tiba-tiba menjadi sorotan setelah diolah menjadi berbagai makanan kekinian oleh seorang kreator asal Bantul.
Kreator tersebut bahkan mendapat julukan “Duta Ketahanan Pangan” karena aktif mengenalkan kimpul sebagai alternatif sumber karbohidrat pengganti nasi melalui berbagai kreasi masakan.
Lewat kontennya, kimpul tidak hanya dibuat menjadi makanan tradisional, tetapi juga diolah menjadi menu yang biasanya menggunakan bahan lain seperti kentang atau nasi.
Mulai dari dumpling ayam, mashed potato, hingga camilan dibuat dengan memanfaatkan kimpul sebagai bahan utama.
Fenomena ini membuat banyak orang penasaran.
Sebenarnya apa itu kimpul? Apakah benar umbi lokal ini bisa menjadi pengganti nasi?
Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa kimpul termasuk salah satu bahan makanan sumber karbohidrat.
Namun, setiap jenis makanan memiliki kandungan gizi yang berbeda-beda.
Menurutnya, jumlah karbohidrat dalam kimpul lebih rendah dibandingkan nasi putih jika dibandingkan dalam berat yang sama.
Salah satu alasannya karena kimpul memiliki kandungan air yang lebih tinggi.
“Seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih,” ujar dr Yaze.



