Dengan kandungan serat yang lebih banyak, kimpul bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mencari variasi sumber karbohidrat.
Rasa kenyang yang lebih lama juga membuat kimpul cukup menarik bagi orang yang sedang menjalani pola makan untuk mengontrol berat badan.
Meski begitu, bukan berarti nasi harus langsung ditinggalkan.
Kebutuhan karbohidrat setiap orang berbeda, sehingga pemilihan makanan tetap harus disesuaikan dengan kondisi tubuh dan aktivitas sehari-hari.
Jika dibandingkan dengan sumber karbohidrat lain, kimpul memiliki karakteristik tersendiri.
Kandungan karbohidrat kimpul disebut sedikit lebih rendah dibandingkan singkong.
Sementara jika dibandingkan dengan kentang, kandungan gizi kimpul tidak memiliki perbedaan yang terlalu jauh.
Menurut dr Yaze, kimpul mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang membuatnya bisa dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan menu harian.
“Dari sisi karbohidrat kompleks dan serat, kimpul bisa banget jadi salah satu pilihan,” katanya.
Karbohidrat kompleks sendiri merupakan jenis karbohidrat yang dicerna lebih lambat oleh tubuh.
Karena prosesnya lebih lama, makanan dengan kandungan ini dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan sumber karbohidrat sederhana.
Viralnya kimpul di media sosial ikut membuka kembali pembahasan soal keberagaman pangan Indonesia.
Selama ini, masyarakat lebih terbiasa mengonsumsi nasi sebagai sumber karbohidrat utama.



