Dompet Dhuafa Latih Puluhan Pemuda Budidaya Lobster Air Tawar untuk Dorong Wirausaha

1 Shares

KARAWANG – Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa menggelar pelatihan budidaya lobster air tawar bagi 25 pemuda di Lataz Farm, Desa Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (8/7/2026).

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Penguatan Pemuda dan Keluarga Tangguh yang bertujuan mendorong lahirnya wirausahawan muda sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga melalui sektor budidaya perikanan.

Peserta berasal dari berbagai komunitas di wilayah Jabodetabek, mulai dari komunitas masjid, karang taruna, hingga kelompok budidaya di lingkungan masing-masing.

LPM Dompet Dhuafa sengaja menyasar kalangan muda karena dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi keluarga, khususnya dalam menopang anggota keluarga yang telah memasuki usia nonproduktif. Selain itu, semangat dan kreativitas generasi muda dinilai menjadi modal penting dalam mengembangkan usaha yang berkelanjutan.

Penanggung Jawab Program Keluarga Tangguh LPM Dompet Dhuafa, Priyanto, mengatakan kolaborasi dengan Lataz Farm diharapkan mampu mencetak pembudidaya lobster air tawar yang mandiri sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.

Peserta Latihan Budidaya Lobster Air Tawar Holopis
Para peserta pelatihan budidaya lobster air tawar bersama Dompet Dhuafa. [Foto : Istimewa]

“Kebutuhan pasarnya itu juga masih banyak, sehingga ada potensi untuk anak-anak muda ini untuk jadi entrepreneur, untuk jadi budidaya. Harapannya mereka bisa menciptakan lapangan kerja. Sehingga tidak lagi anak-anak muda ini sibuk nyari kerja, tapi bisa menciptakan lapangan kerja di tempat masing-masing,” kata Priyanto.

- Advertisement -

Usai mengikuti pelatihan, seluruh peserta akan mendapatkan paket budidaya lobster air tawar skala rumahan yang terdiri atas perlengkapan budidaya, benih, dan indukan lobster. Bantuan tersebut diharapkan dapat langsung dimanfaatkan peserta untuk memulai usaha di rumah masing-masing.

Selain pemberian sarana budidaya, peserta juga akan memperoleh pendampingan teknis dari Lataz Farm selama beberapa pekan pertama guna memastikan proses budidaya berjalan dengan baik.

Pemilik Lataz Farm, Kang Apang, menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pembinaan kewirausahaan berbasis budidaya dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas generasi muda sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

“Terkait Keluarga Tangguh, ini sangat bagus karena benar-benar bisa membuat anak muda itu lebih produktif. Mau umur berapapun, asal kita konsisten pasti membuahkan hasil. Program Keluarga Tangguh ini jadi salah satu bukti nyata untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU