Bandara Husein Bandung Beroperasi Lagi 17 September 2026, Ini 8 Rute Penerbangan yang Langsung Dibuka

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bandara Husein Bandung kembali beroperasi mulai 17 September 2026. Simak daftar 8 rute penerbangan baru serta persiapan jelang pembukaan.

Aktivitas penerbangan komersial di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, dijadwalkan kembali dimulai pada 17 September 2026.

Reaktivasi bandara tersebut akan diawali dengan pembukaan delapan rute penerbangan domestik yang diproyeksikan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus menggairahkan kembali sektor ekonomi dan pariwisata di Jawa Barat.

Kepastian beroperasinya kembali Bandara Husein menjadi kabar yang dinantikan masyarakat setelah operasional penerbangan komersial sempat dipindahkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati).

Dengan dibukanya kembali bandara di pusat Kota Bandung itu, akses perjalanan udara diperkirakan menjadi lebih mudah bagi pelaku usaha, wisatawan, maupun masyarakat umum.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan pemerintah pusat telah menyiapkan delapan kota tujuan yang akan dilayani pada tahap awal pengoperasian bandara.

- Advertisement -

Seluruh rute tersebut merupakan jalur dengan tingkat mobilitas penumpang yang cukup tinggi.

“Delapan destinasi itu sudah pasti, yakni Denpasar, Balikpapan, Medan, Pontianak, Makassar, Batam, Padang, dan Pekanbaru,” ujar Farhan, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, penentuan jadwal operasional dan layanan penerbangan sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan bersama instansi terkait.

Pemerintah Kota Bandung berperan menyiapkan berbagai fasilitas pendukung di luar kawasan bandara agar operasional berjalan lancar sejak hari pertama.

Berbagai pekerjaan infrastruktur kini hampir seluruhnya selesai.

Pemerintah daerah telah memperbaiki ruas jalan menuju bandara, menata kembali saluran drainase, memangkas pepohonan yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan, memperbaiki penerangan jalan umum, hingga memperbarui marka jalan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akses kendaraan menuju Bandara Husein lebih aman dan nyaman ketika arus penumpang mulai meningkat setelah pembukaan kembali.

Farhan menyebut koordinasi antara pemerintah pusat dengan sejumlah lembaga terus dilakukan hingga menjelang jadwal operasional pada September mendatang.

Ia mengatakan keputusan reaktivasi bandara telah melibatkan Presiden, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pertahanan, serta TNI Angkatan Udara yang selama ini mengelola kawasan bandara bersama otoritas sipil.

Di sisi lain, masih terdapat beberapa hal yang harus disempurnakan, terutama menyangkut sistem transportasi di area bandara.

Pemerintah Kota Bandung masih merancang pola pengelolaan parkir dan operasional taksi agar tidak menimbulkan kepadatan lalu lintas.

Selain itu, kendaraan angkutan umum seperti angkot maupun bus direncanakan tidak akan masuk langsung ke kawasan bandara.

Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kelancaran arus kendaraan mengingat keterbatasan ruang di area Bandara Husein.

Sebagai solusi, pemerintah tengah mengkaji penyediaan layanan shuttle yang akan menghubungkan sejumlah titik di Kota Bandung dengan bandara.

Skema layanan tersebut masih dibahas sebelum diterapkan saat operasional dimulai.

Kembalinya Bandara Husein Sastranegara diharapkan menjadi penggerak baru bagi aktivitas ekonomi Bandung Raya.

Kehadiran delapan rute penerbangan domestik diyakini akan mempercepat mobilitas masyarakat, memperluas peluang investasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung dan wilayah sekitarnya.

Dengan berbagai persiapan yang hampir rampung, reaktivasi Bandara Husein pada 17 September 2026 diharapkan dapat berlangsung sesuai rencana dan menjadi awal penguatan kembali konektivitas udara di Jawa Barat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
[post_editor_box]

Berita Lainnya

YANG BARU