FAM Desak Kejati Usut Dugaan Konflik Kepentingan di Program MBG

0 Shares

HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Advokasi Anti Mafia MBG (FAM) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (9/6).

Dalam aksinya, para demonstran membakar ban bekas dan sempat menutup sebagian ruas jalan sebagai bentuk protes.

Mereka membawa laporan terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan.

Massa mendesak Kejati Sulsel untuk menindaklanjuti laporan tersebut, khususnya terkait dugaan konflik kepentingan dalam pengelolaan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat itu.

Saat berorasi, peserta aksi menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah pihak, termasuk oknum koordinator wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) di salah satu kabupaten serta seorang pejabat Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Sulawesi Selatan.

Aspirasi para demonstran diterima langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi.
Perwakilan massa kemudian melakukan dialog dan menyerahkan dokumen awal yang berisi laporan beserta sejumlah bahan pendukung.

- Advertisement -

Jenderal Lapangan FAM, Syarif, menyampaikan apresiasi atas respons Kejati Sulsel yang menerima laporan dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Kami mengapresiasi komitmen Kejati Sulsel yang telah menerima dan mengatensi aspirasi masyarakat,” ujar Syarif dalam keterangannya.

Menurutnya, pihak Kejati meminta agar seluruh dokumen dan bukti tambahan segera dilengkapi guna memudahkan proses telaah serta pendalaman laporan.

Syarif menegaskan pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga terdapat kepastian hukum.

Ia berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara profesional, objektif, dan transparan dalam memeriksa seluruh pihak yang disebut dalam laporan.

“Kami akan segera melengkapi seluruh bukti pendukung yang kami miliki. Harapan kami, Kejati Sulsel dapat melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, independen, dan transparan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa memandang jabatan maupun kedudukannya,” katanya.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Belakangan, program tersebut menjadi sorotan publik setelah muncul berbagai persoalan tata kelola di sejumlah daerah.

Perhatian masyarakat juga meningkat menyusul penetapan tersangka terhadap tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejaksaan Agung.

Ketiga mantan pejabat tersebut yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, serta dua mantan wakil kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya.

Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka oleh tim penyidik Kejaksaan Agung.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rio Anthony
Ronalds Petrus Gerson
Rio Anthony, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU