Literasi Keuangan Digital Jadi Senjata Baru Lawan Pinjaman Online Ilegal

1 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT Indosaku Digital Teknologi atau Indosaku memperkuat komitmennya dalam membangun literasi keuangan masyarakat di tengah pesatnya pertumbuhan layanan pinjaman digital di Indonesia. Membangun literasi keuangan ke masyarakat penting agar penggunaan layanan fintech semakin bijak dan aman.

Indosaku menilai edukasi keuangan digital menjadi langkah penting untuk menciptakan ekosistem fintech lending yang sehat, bertanggung jawab. Selain itu, mampu melindungi konsumen dari risiko penggunaan layanan keuangan digital yang tidak tepat.

Sebagai platform pinjaman daring yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indosaku menekankan bahwa pemahaman finansial harus menjadi fondasi utama sebelum masyarakat menggunakan layanan pinjaman online.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif perusahaan dalam berbagai program literasi bersama regulator, asosiasi industri, hingga institusi pendidikan.

Salah satu kegiatan yang diikuti Indosaku adalah program Pindar Mengajar yang digelar Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia di Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Indosaku mengangkat filosofi “Transformasi Cerdas Menjadi Bijak” yang menyoroti pentingnya kecerdasan finansial sekaligus kemampuan menggunakan layanan keuangan digital secara bertanggung jawab.

- Advertisement -

Direktur Utama Indosaku, Yulvina Napitupulu, menjelaskan edukasi pengelolaan keuangan menjadi kebutuhan mendesak. Hal itu terutama bagi generasi muda yang kini sangat dekat dengan layanan finansial digital.

Kata dia, pinjaman seharusnya dipahami sebagai salah satu instrumen finansial yang perlu digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

“Karena itu, masyarakat perlu memahami kebutuhan, kemampuan pembayaran, serta risiko sebelum menggunakan layanan keuangan digital,” kata Yulvina, dalam keterangannya dikutip pada Rabu, 27 Mei 2026.

Yogyakarta dipilih sebagai salah satu lokasi literasi karena dikenal sebagai kota pendidikan dengan jumlah mahasiswa yang besar dan berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Lingkungan akademik dinilai menjadi tempat strategis untuk meningkatkan pemahaman finansial generasi muda yang aktif memanfaatkan layanan digital sekaligus sedang membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan dan pengambilan keputusan ekonomi.

Selain menyasar lingkungan kampus, Indosaku juga menjalankan berbagai program edukasi di sejumlah kesempatan lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih layanan pinjaman online legal.

Edukasi tersebut difokuskan pada pemahaman perbedaan antara pinjaman daring legal yang berizin dan diawasi regulator dengan pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat.

Melalui kolaborasi bersama OJK, AFPI, dan institusi pendidikan, Indosaku berharap masyarakat semakin memahami cara menggunakan layanan keuangan digital secara aman, tepat guna, dan sesuai kebutuhan.

Ke depan, perusahaan menyatakan akan terus mendukung berbagai program edukasi keuangan sebagai bagian dari kontribusi dalam mendorong industri fintech lending yang inklusif, terpercaya, dan berkelanjutan di Indonesia.

Selain memperluas literasi, Indosaku juga menegaskan komitmennya menghadirkan layanan keuangan digital yang aman dan mudah diakses berbagai lapisan masyarakat dengan mengedepankan tata kelola perusahaan, perlindungan konsumen, dan pemanfaatan teknologi yang berkualitas.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU