JAKARTA, Holopis.com – Viral daftar titik rawan begal di Jakarta Barat. Pemotor diminta tak pulang malam sendirian karena pelaku disebut makin nekat dan brutal.
Media sosial kembali diramaikan dengan peringatan soal maraknya aksi begal dan jambret di wilayah Jakarta Barat.
Sebuah unggahan viral dari akun X @xzabiruw memperingatkan warga, khususnya pengendara motor, agar lebih waspada saat bepergian malam hari.
Dalam unggahan tersebut, pengguna media sosial mengingatkan masyarakat untuk tidak pulang sendirian, terutama selepas menghadiri acara malam seperti Car Free Night atau aktivitas nongkrong akhir pekan.
“Kalau bisa konvoi aja rame-rame. Soalnya Jakarta, khususnya Jakarta Barat sekarang lagi rawan banget begal,” tulis akun tersebut.
Unggahan itu juga menyebut sejumlah titik yang dianggap rawan aksi kriminal jalanan, di antaranya kawasan Stasiun Grogol, Palmerah-Arjuna Selatan, Duri Kepa Kebon Jeruk, Duri Kosambi Cengkareng, Mangga Besar, hingga wilayah Kembangan seperti Meruya dan Srengseng.
Kawasan sekitar Podomoro City dan Central Park juga ikut disebut warga sebagai lokasi yang perlu diwaspadai.
Tak hanya mengingatkan soal begal, warganet juga membagikan tips keselamatan sederhana seperti menyimpan ponsel di tempat tersembunyi, tidak menaruh seluruh dokumen penting dalam satu dompet, hingga menggunakan tas dengan banyak kompartemen rahasia.
Dalam catatan tambahan yang ikut viral, sejumlah netizen bahkan mengaku pelaku kini disebut membawa senjata api rakitan maupun senpi ilegal, bukan lagi sekadar senjata tajam.
Kekhawatiran warga muncul bukan tanpa alasan.
Dalam dua hingga tiga minggu terakhir, media sosial ramai membahas sejumlah kasus begal di Jakarta Barat.
Salah satunya terjadi di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, ketika seorang pengendara motor disebut dipepet sekelompok pelaku saat melintas dini hari.
Korban mengaku ponsel dan motornya dirampas setelah diancam menggunakan benda menyerupai pistol.
Video dan pengakuan korban sempat beredar luas di TikTok dan X.
Kasus lain juga ramai dibahas terjadi di kawasan Palmerah-Arjuna Selatan.
Seorang pengendara ojek online dikabarkan menjadi korban penjambretan brutal saat melintas malam hari.
Dalam rekaman CCTV yang tersebar di media sosial, pelaku terlihat berboncengan dan langsung merampas barang milik korban sebelum kabur.
Fenomena ini membuat banyak warga mulai mengurangi aktivitas malam sendirian, terutama saat melintasi jalan-jalan yang minim penerangan dan sepi kendaraan.
Sejumlah netizen pun membanjiri kolom komentar dengan pengalaman serupa.
“Jakbar sekarang ngeri banget kalau lewat tengah malam,” tulis seorang pengguna X.
“Aku sekarang kalau pulang kerja selalu cari teman bareng, takut banget,” komentar netizen lainnya.
Warga berharap aparat kepolisian meningkatkan patroli malam di titik-titik yang ramai dikeluhkan masyarakat agar aksi begal dan jambret tidak semakin meresahkan.



