Polisi Selidiki Motif Kebencian di Penembakan Islamic Center San Diego AS

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas dalam insiden penembakan yang terjadi di Islamic Center of San Diego (ICSD), California Selatan, Amerika Serikat, pada Senin (18/5). Korban tewas terdiri dari tiga warga sipil dan dua orang yang diduga sebagai pelaku penembakan. Peristiwa ini langsung memicu kepanikan di sekitar lokasi kejadian.

Dikutip Holopis.com, Selasa (19/5), Departemen Kepolisian San Diego mengatakan petugas segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima sejumlah laporan mengenai situasi penembak aktif di kawasan Islamic Center of San Diego. Lokasi tersebut berada di blok 7050 Eckstrom Avenue. Polisi kemudian memastikan ancaman di area pusat kegiatan Islam tersebut telah berhasil ditangani.

Menurut keterangan aparat, laporan pertama diterima sekitar pukul 11.43 waktu setempat. Petugas disebut tiba hanya dalam waktu empat menit setelah panggilan darurat diterima. Saat tiba di lokasi, polisi menemukan tiga orang telah meninggal dunia di luar gedung.

Pada waktu yang hampir bersamaan, kepolisian juga menerima laporan penembakan lain yang terjadi beberapa blok dari lokasi Islamic Center. Situasi tersebut sempat membuat aparat melakukan penyisiran lebih luas di sekitar kawasan. Polisi juga meningkatkan pengamanan untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan.

Seorang petugas pertamanan yang sedang bekerja di area sekitar turut menjadi korban tembakan. Meski demikian, petugas tersebut dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka. Polisi belum mengungkap detail lebih lanjut mengenai kondisi di lokasi saat insiden berlangsung.

Tak lama setelah kejadian, aparat menemukan sebuah kendaraan mencurigakan di tengah jalan kawasan blok 3800 Hatton Street. Di dalam mobil tersebut, polisi menemukan dua pria dalam kondisi meninggal dunia. Keduanya diyakini sebagai pelaku penembakan dalam insiden tersebut.

- Advertisement -

Pihak kepolisian mengatakan lokasi penyerangan membuat kasus ini untuk sementara diperlakukan sebagai kemungkinan kejahatan kebencian. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan motif pasti di balik serangan tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan saksi.

Sementara itu, Federal Bureau of Investigation atau FBI wilayah San Diego menyatakan pihaknya ikut turun tangan dan sedang mengevaluasi situasi. Aparat federal disebut akan membantu proses investigasi bersama kepolisian setempat. Hingga kini, penyelidikan terhadap kasus tersebut masih terus berlangsung.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU