Prabowo Ajak Para Pengusaha Wujudkan Indonesia Incorporated

Jadi semua bangsa ini satu korporasi. Artinya seluruh rakyat Indonesia adalah pemegang saham dalam seluruh kekayaan bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia berhak atas kekayaan tersebut.

0 Shares

NGANJUK – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menegakkan konstitusi dan nilai-nilai Pancasila dalam menjalankan pemerintahan, termasuk memastikan seluruh kekayaan negara digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat menyinggung masih adanya praktik-praktik yang dinilai bertentangan dengan semangat berdirinya Republik Indonesia, terutama ketika ada pihak yang hanya mengejar keuntungan pribadi tanpa memikirkan kepentingan rakyat.

“Bahwa ada seorang pimpinan, pengusaha yang punya pemikiran-pemikiran yang jahat demi keuntungan yang besar, ini tidak sesuai dengan dasar berdirinya Republik kita,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu menegaskan dirinya ingin menegakkan Undang-Undang Dasar dan nilai-nilai Pancasila yang menurutnya menempatkan Indonesia sebagai negara yang berlandaskan semangat kekeluargaan.

“Karena itu sekarang pun saya memimpin, saya ingin tegakkan Undang-Undang Dasar kita, saya ingin tegakkan Pancasila, bahwa Indonesia ini negara kekeluargaan,” ujarnya.

Prabowo kemudian mengajak seluruh pengusaha di Indonesia untuk bersama-sama membangun konsep “Indonesia Incorporated”, yakni semangat kebersamaan dalam mengelola kekayaan bangsa demi kepentingan seluruh rakyat.

- Advertisement -

“Kepada para pengusaha saya mengajak ayo bersama-sama menjadi Indonesia Incorporated. Indonesia Incorporated sebetulnya artinya adalah negara kekeluargaan,” tuturnya.

Menurut Prabowo, seluruh rakyat Indonesia pada hakikatnya merupakan pemegang saham atas seluruh kekayaan bangsa. Karena itu, setiap pemimpin dan pejabat negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga serta memperjuangkan hak rakyat terhadap sumber daya nasional.

“Jadi semua bangsa ini satu korporasi. Artinya seluruh rakyat Indonesia adalah pemegang saham dalam seluruh kekayaan bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia berhak atas kekayaan tersebut,” tegasnya.

Prabowo juga mengingatkan agar para pemimpin dan pejabat tidak justru berkolusi untuk merampas hak rakyat atas kekayaan negara.

“Bukan sebaliknya, bukan pemimpin, bukan pejabat, bukan mereka yang dipilih malah berkolusi untuk menghilangkan hak rakyat atas kekayaan seluruh Indonesia. Ini perjuangan kita bersama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo turut memberi peringatan keras kepada seluruh aparat negara, mulai dari tingkat tertinggi hingga terendah, agar benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat dan menegakkan hukum secara adil.

“Semua aparat dari yang tertinggi sampai terendah harus mati untuk rakyat, bukan malah menindas rakyat,” ucapnya.

Ia bahkan menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya aparat yang bermain-main dalam penegakan hukum maupun melindungi pelanggaran tertentu.

“Saya tidak mau dengar lagi, Panglima TNI, Kapolri, ada aparat yang tidak menegakkan hukum, keadilan dan kebenaran. Tidak boleh backing-backing macam-macam,” tegas Prabowo.

Presiden juga menilai Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar sehingga harus dijaga dan dikelola untuk kesejahteraan masyarakat luas.

“Negara kita kaya, harus kita amankan kekayaan tersebut untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Prabowo menyampaikan optimismenya bahwa Indonesia akan bangkit dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila seluruh elemen bangsa bersatu memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Saya bertekad, saya percaya, dan saya yakin dalam waktu yang tidak terlalu lama kita akan bangkit,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

YANG BARU