Ratusan Ikan Sapu-Sapu Tercemar Merkuri Diburu, Langsung Dikubur Massal di Jaktim

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota Jakarta Timur kembali menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di berbagai titik. Upaya itu sebagai langkah untuk menekan populasi spesies invasif yang merusak lingkungan.

Kegiatan itu berlangsung pada Senin (20/4/2026) dengan menyasar sejumlah titik seperti kawasan Kanal Banjir Timur, wilayah Malakasari, Duren Sawit. Dari satu titik ini saja, sekitar 120 ekor ikan sapu-sapu berhasil diamankan.

- Advertisement -

Operasi tidak berhenti di situ. Secara keseluruhan, penangkapan dilakukan di tujuh titik berbeda di wilayah Kecamatan Duren Sawit. Seluruh hasil tangkapan kemudian dikumpulkan di kantor kecamatan untuk ditimbang sebelum akhirnya dimusnahkan.

Ikan-ikan tersebut rencananya akan dibawa ke kawasan Kebun Bibit Cipayung untuk dilakukan penguburan massal, sebagai bagian dari prosedur penanganan spesies invasif.

- Advertisement -

Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto, menyampaikan langkah ini tak akan berhenti sebagai kegiatan sesaat. Pemerintah berencana menjadikannya program berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

“Langkah ini diharapkan tidak hanya menjadi upaya pemerintah, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengendalian ikan sapu-sapu,” kata Kelik, dalam laman resmi Pemkot Jaktim dikutip pada Selasa, (21/4/2026).

Ikan sapu-sapu dikenal sebagai spesies invasif yang berkembang pesat dan sulit dikendalikan. Selain tidak layak konsumsi karena berpotensi tercemar merkuri kandungan logam berat dan bakteri, ikan ini juga dapat merusak struktur turap di sepanjang kali dan sungai.

Dampaknya tidak hanya pada kualitas air, tetapi juga pada infrastruktur pengendali banjir yang menjadi tulang punggung sistem drainase ibu kota.

Dari hasil sementara, total tangkapan di seluruh wilayah diperkirakan mencapai sekitar 200 ekor. Dengan berat mendekati 90 kilogram, angka yang hampir sama dengan operasi sebelumnya.

“Rekapitulasi total hasil tangkapan direncanakan akan diumumkan setelah seluruh tim berkumpul di kecamatan pada sore hari,” lanjut Kelik.

Untuk memperkuat gerakan ini, Pemkot Jaktim juga berencana menggelar lomba penangkapan ikan sapu-sapu tingkat kecamatan. Kegiatan itu akan dikemas dalam agenda Durusa Pagansa dan dipusatkan di kawasan Kanal Banjir Timur Malakasari.

Melalui operasi ini, pemerintah berharap kesadaran publik terhadap bahaya spesies invasif semakin meningkat. Upaya pengendalian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat luas.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru