HOLOPIS.COM, JAKARTA – Banyak orang merasa pikirannya justru lebih aktif saat malam hari. Ketika tubuh seharusnya beristirahat, justru berbagai hal muncul di kepala, mulai dari kejadian kecil, kekhawatiran, hingga skenario yang belum tentu terjadi.
Fenomena ini bukan sekadar kebiasaan, Sobat Holopis. Ada penjelasan dari sisi kesehatan yang membuat overthinking sering muncul saat malam.
Otak Tidak Lagi Terdistraksi
Di siang hari, aktivitas yang padat membuat otak terus teralihkan. Pekerjaan, percakapan, hingga penggunaan gadget membuat kita tidak sempat memproses banyak hal secara mendalam.
Namun saat malam tiba dan suasana mulai tenang, distraksi berkurang. Otak akhirnya memiliki ruang untuk ‘memutar ulang’ berbagai pikiran yang sebelumnya tertunda. Inilah yang membuat overthinking terasa lebih intens di malam hari.
Hormon Stres Masih Aktif
Tubuh memiliki hormon stres seperti kortisol yang biasanya menurun saat malam. Namun, jika seseorang mengalami tekanan atau kelelahan mental, kadar hormon ini bisa tetap tinggi. Akibatnya, tubuh tidak benar-benar masuk ke mode istirahat, dan pikiran tetap aktif.
Kondisi ini membuat seseorang lebih mudah merasa cemas atau terus memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi.
Kelelahan Justru Memicu Pikiran Negatif
Menariknya, kelelahan tidak selalu membuat kita langsung tertidur. Dalam beberapa kasus, tubuh yang lelah justru membuat kemampuan mengontrol pikiran menjadi menurun. Akibatnya, pikiran negatif lebih mudah muncul dan sulit dihentikan.
Hal ini juga berkaitan dengan kemampuan otak dalam mengatur emosi yang cenderung menurun saat tubuh kelelahan.
Pengaruh Gadget Sebelum Tidur
Kebiasaan menggunakan ponsel sebelum tidur juga berperan besar. Paparan cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang membantu kita tidur.
Selain itu, konten yang dikonsumsi, terutama yang bersifat emosional, bisa memicu pikiran untuk terus aktif bahkan setelah layar dimatikan.
Cara Mengurangi Overthinking di Malam Hari
Beberapa langkah sederhana bisa membantu mengurangi overthinking sebelum tidur, seperti membatasi penggunaan gadget, menulis hal-hal yang dipikirkan, atau menciptakan rutinitas tidur yang lebih tenang.
Overthinking di malam hari memang sering terasa sulit dikendalikan, apalagi saat tubuh lelah tapi pikiran justru aktif. Mengenali pemicunya bisa jadi langkah awal untuk mengurangi kebiasaan ini, agar waktu istirahat benar-benar bisa digunakan untuk memulihkan energi.

