IHSG Berpeluang Dibuka Menguat Pekan Ini, Tapi Masih Ada Bayang-bayang Koreksi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini diproyeksikan bergerak dinamis dengan dua arah berbeda. Sejumlah analis melihat peluang penguatan masih terbuka, meski risiko koreksi tetap membayangi pasar.

Pada penutupan perdagangan Jumat (17/4) pekan lalu, IHSG tercatat menguat 12,62 poin atau 0,165 persen ke level 7.634,004. Tren positif ini menjadi modal awal bagi indeks untuk melanjutkan penguatan pada pembukaan perdagangan Senin (20/4).

- Advertisement -

Analis Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal IHSG masih berada dalam tren yang cukup solid. Posisi indeks yang bertahan di atas rata-rata pergerakan jangka pendek dan menengah menjadi sinyal positif bagi investor.

“IHSG masih bertahan di atas MA5 dan jauh di atas MA20. Diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi di kisaran 7.750-7.700,” kata analis Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya, dikutip Holopis.com, Senin (20/4/2026).

- Advertisement -

Menurutnya, sentimen penguatan IHSG turut didorong oleh sejumlah agenda ekonomi domestik yang akan dirilis dalam pekan ini. Di antaranya hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada Rabu (22/4), data pertumbuhan kredit, serta M2 Money Supply pada Kamis (23/4).

Tak hanya dari dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati rilis data ekonomi global. Dari Amerika Serikat, investor menunggu data retail sales pada Selasa (21/4) dan Michigan Consumer Sentiment pada Rabu (24/4).

Sementara dari Eropa, perhatian tertuju pada data tingkat pengangguran, inflasi, serta kinerja sektor manufaktur dan jasa dari Inggris. Adapun dari kawasan Asia, investor akan memantau keputusan moneter bank sentral Tiongkok, neraca perdagangan dan inflasi Jepang, hingga pertemuan Bank of Japan.

Dalam kondisi tersebut, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni MDKA, INTP, CLEO, WIIM, ULTJ, dan NCKL.

Namun demikian, pandangan berbeda datang dari MNC Sekuritas yang melihat potensi tekanan pada IHSG masih cukup besar. Bahkan, indeks diproyeksikan berpotensi bergerak melemah dalam jangka pendek.

“Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7.245-7.575 sekaligus menutup beberapa area gap-nya,” tulis MNC Sekuritas, Senin (20/4).

Untuk menghadapi potensi koreksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan saham AUTO, BBRI, CMRY, dan MDKA sebagai pilihan investor.

Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

Berita Terbaru