HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lagu “Putus” dari Pamungkas mengangkat kisah emosional tentang seseorang yang baru saja melewati perpisahan dalam hubungan cintanya.
Melalui rangkaian lirik yang puitis dan penuh perasaan, lagu ini menggambarkan bagaimana proses berakhirnya sebuah hubungan tidak selalu berjalan dengan mudah atau singkat.
Tokoh dalam lagu tersebut digambarkan masih terjebak dalam kenangan bersama mantan kekasihnya. Ia belum mampu melupakan begitu saja segala momen yang pernah dilalui, sehingga proses untuk benar-benar bangkit dan melanjutkan hidup terasa begitu berat.
Perasaan kehilangan, kerinduan, dan ketidakmampuan untuk segera “move on” menjadi benang merah yang kuat, membuat lagu ini terasa sangat dekat dengan pengalaman banyak orang yang pernah merasakan pahitnya perpisahan.
Lirik Lagu Putus
Yang bukan senyummu
Yang bukan peluk ciummu
Yang selain dirimu
Oh, putus
Yang bukan cintamu
Yang bukan harum tubuhmu
Yang selain dirimu
Oh, putus
Yang selain nafasmu
Selain cumbu rayumu
Takkan mau
Yang selain candamu
Selain sentuh belaimu
Takkan bisa mengganti
Mengganti dirimu
Mengganti rasa yang ku punya untukmu utuh
Yang bukan bibirmu
Yang bukan bola matamu
Yang selain dirimu
Oh, putus
Yang selain nafasmu
Selain cumbu rayumu
Takkan mau
Yang selain candamu
Selain sentuh belaimu
Takkan bisa
Tandingi tatapanmu
Tandingi kecup bibirmu
Masih sama
Siapa juaranya?
Dan siapa yang pertama?
Takkan bisa mengganti
Mengganti dirimu
Mengganti dirimu, oh
Mengganti tempatmu
Mengganti rasa yang ku punya untukmu utuh
Yang selain dirimu putus
Semua tak lagi sama


