HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Berbagai langkah strategis telah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia demi menjamin perjalanan masyarakat lebih aman dan nyaman.
Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Ida Nurfarida, menyatakan bahwa seluruh jalan nasional ditargetkan dalam kondisi mantap saat puncak arus mudik.
“Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran, Kementerian PU memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap serta menyiapkan posko dan tim tanggap darurat. Tim ini akan mengidentifikasi lokasi rawan longsor, banjir, maupun titik kemacetan dan bersiaga di posko selama masa mudik,” ujar Ida.
Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah menghentikan sementara proyek konstruksi yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Kebijakan ini berlaku mulai H-10 hingga H+10 Lebaran.
“Pekerjaan konstruksi di lokasi pemanfaatan badan jalan sudah dihentikan sejak H-10 hingga H+10 Lebaran,” lanjutnya.
Selain itu, perbaikan jalan dilakukan secara besar-besaran. Tercatat sebanyak 102.389 titik lubang di jalan nasional telah diperbaiki guna memastikan keamanan pengguna jalan.
“Pada jaringan jalan nasional telah ditangani sebanyak 102.389 titik lubang. Dan tim tetap siaga di lapangan untuk melakukan penanganan cepat apabila muncul lubang baru,” tambah Ida.
Tak hanya fokus pada kondisi jalan, pemerintah juga menyiapkan posko tanggap darurat di berbagai titik rawan, seperti daerah rawan banjir, longsor, hingga kemacetan. Posko ini dilengkapi tim siaga yang bekerja selama 24 jam penuh.
“Kami juga menyiapkan disaster relief unit, lengkap dengan tim pendukung, Kami juga ada piket dan bekerja selama 24 jam,” kata Ida.
Dari sisi jalan tol, kesiapan juga diperkuat oleh Astra Infra. Group Chief Operating Officer, Billy Perkasa Kadar, memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal selama periode mudik.
“Kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal selama periode mudik Lebaran, mulai dari kesiapan petugas, armada layanan lalu lintas, hingga fasilitas di rest area agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Dengan kesiapan infrastruktur yang matang dan dukungan layanan maksimal, pemerintah optimistis arus mudik dan balik Lebaran 2026 akan berjalan lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

