HOLOPIS.COM, JAKARTA – Upaya memperkuat kesiapsiagaan penanganan keadaan darurat terus dilakukan TNI. Salah satunya melalui simulasi evakuasi medis udara yang digelar di kawasan Danau Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.
Kegiatan itu dihadiri langsung oleh Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI A. F. Picaulima. Simulasi tersebut menjadi bagian dari latihan terpadu untuk meningkatkan kemampuan personel dalam melakukan penyelamatan korban melalui jalur udara menggunakan helikopter.
Latihan ini diselenggarakan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan melalui Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jakarta bersama Satuan Udara Pencarian dan Pertolongan Wing Udara 2.1 Grup 2 Helikopter yang bermarkas di Lanud Atang Sendjaja.
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AU, simulasi itu bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan. Selain itu, meningkatkan kemampuan personel dalam menghadapi operasi penyelamatan darurat, khususnya evakuasi medis melalui udara.
Dalam latihan ini, peserta mendapatkan pemaparan sekaligus praktik langsung mengenai tahapan penyelamatan korban menggunakan helikopter.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Jakarta, Desiana Kartika Bahari, serta sejumlah pejabat dari unsur TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
Dalam latihan tersebut, tim penyelamat mempraktikkan berbagai prosedur evakuasi medis udara yang biasa dilakukan dalam operasi SAR.
Materi simulasi meliputi pengenalan peralatan aeromedical, seperti penggunaan tandu khusus yang dirancang agar kompatibel dengan kabin helikopter.
Selain itu juga diperagakan penggunaan alat bantu pernapasan, monitor tanda vital pasien, hingga perlengkapan pertolongan pertama yang digunakan dalam misi penyelamatan udara.
Para peserta juga mempelajari prosedur sebelum penerbangan atau pre-flight, yang meliputi proses triase korban serta stabilisasi kondisi pasien sebelum diangkut menggunakan helikopter.
Prosedur dokumentasi medis untuk proses serah terima pasien juga menjadi bagian dari simulasi, termasuk langkah pengamanan tandu sebelum dimasukkan ke dalam pesawat.
Latihan Loading hingga Perawatan Pasien di Udara
Tahapan penting lain yang dipraktikkan adalah proses loading dan unloading korban ke dalam helikopter. Tim penyelamat dilatih melakukan pendekatan yang aman menuju helikopter, proses pengangkatan korban ke dalam kabin, serta teknik penguncian tandu agar tetap stabil selama penerbangan.
Selain itu, diperagakan pula penanganan pasien selama berada di udara atau in-flight care. Pada tahap ini, tim medis memantau kondisi vital pasien serta mengantisipasi berbagai dampak fisiologis yang bisa terjadi akibat perubahan tekanan udara, suhu, dan kebisingan selama penerbangan.
Selain aspek medis, simulasi juga menekankan pentingnya faktor keselamatan dan komunikasi selama operasi berlangsung.
Prosedur keselamatan di sekitar helikopter serta koordinasi antara tim medis di darat dengan kru penerbangan menjadi bagian penting dalam latihan tersebut.
Melalui simulasi ini, berbagai instansi diharapkan bisa meningkatkan koordinasi dan kesiapan menghadapi situasi darurat yang membutuhkan evakuasi cepat melalui jalur udara.


