HOLOPIS.COM, JAKARTA – Program bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto menyasar para penarik becak lansia di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Sebanyak 220 unit becak listrik disalurkan melalui Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) sebagai upaya meringankan beban pekerja sektor informal yang selama ini mengandalkan tenaga fisik.
Penyerahan bantuan digelar di Pendopo KRT Sorokoesoemo dan dihadiri Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi.
Program ini menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap para penarik becak lanjut usia yang tetap bekerja di tengah keterbatasan fisik.
Program becak listrik ini dirancang untuk membantu penarik becak lansia tetap produktif tanpa harus menguras tenaga seperti saat menggunakan becak kayuh.
Selain meningkatkan efisiensi kerja, bantuan tersebut juga diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan dan kualitas hidup para penerima.
![220 Becak Listrik untuk Penarik Becak Lansia di Nganjuk Becak listrik untuk lansia di Nganjuk. [Foto: Bakom RI]](https://i0.wp.com/holopis.com/wp-content/uploads/2026/02/Becak-listrik-holopiscom.jpg?resize=696%2C522&ssl=1)
Selama lebih dari tiga dekade, ia menggantungkan hidup dari mengayuh becak di Nganjuk.
Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatannya menurun, terutama penglihatan di mata kiri yang semakin kabur.
“Jadi meski kondisi mata saya seperti ini, saya tetap menarik becak. Selain itu, napas saya pun sering terengah-engah jika mengantarkan penumpang dalam kondisi panas dan jarak yang jauh,” ujarnya saat ditemui di Nganjuk, Kamis (26/2).
Dengan becak listrik tersebut, Muaji berharap pekerjaannya menjadi lebih ringan.
“Saya senang sekali, sungguh. Terima kasih banyak atas becaknya, semoga bisa menjadi berkah untuk bekerja,” katanya.
Hal serupa disampaikan Mispan (60), penerima lainnya yang mengaku kerap mengalami nyeri sendi dan sakit pinggang akibat mengayuh setiap hari.
“Jadi terima kasih Pak Prabowo, alhamdulillah dapat becak listrik. Sekali lagi, terima kasih,” ucapnya.
Bagi para penarik becak lansia di Nganjuk, program ini menjadi angin segar di tengah keterbatasan usia dan kondisi fisik yang terus menurun.


