HOLOPIS.COM, JAKARTA – Inter Milan secara resmi diganjar hukuman berupa denda sebesar 55 ribu Euro buntut insiden flare terhadap Emil Audero. Sanksi itu menyusul hukuman sebelumnya berupa hukuman main tanpa supporter.
Seperti yang telah diketahui bersama sebelumnya, bahwa kemenangan Inter atas Cremonese akhir pekan lalu dengan skor 2-0 harus tercoreng akibat insiden oknum supporter Nerazzurri yang melempar flare ke Emil Audero.
Seiring dengan insiden itu, Emil Audero harus mendapatkan perawatan medis karena mengalami luka di area kakinya. Walaupun pada akhirnya Emil memutuskan untuk tetap melanjutkan laga, insiden tersebut merupakan hal yang tak bisa diterima, sehingga menimbulkan kecaman dimana-mana.
Akibat hal itu pula, Inter kena batunya. Nerazzurri dijatuhi sanksi denda sebesar 55 ribu Euro atau setara Rp 990 juta.
Denda tersebut menyusul sanksi yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Italia sebelumnya, dimana Inter mendapat hukuman bermain tanpa supporter dalam tiga pertandingan tandang.
Namun di sisi lain pihak liga sendiri tetap mengapresiasi langkah Inter yang ikut mengecam hingga turut serta mengidentifikasi pelaku pelempar flare ke Emil Audero.
Bahkan, permintaan maaf secara langsung dilontarkan kapten Inter Milan, Lautaro Martinez.
“Kami meminta maaf kepada Audero yang merupakan seorang juara bersama kami ketika kami mendapat bintang kedua,” ucap Lautaro.
“Dan kami meminta maaf kepada fans Cremonese. Hal-hal seperti itu tak boleh terjadi lagi,” tambahnya.


